Sumbawanews.com,- Setelah mengakhiri karier profesional di usia 30 tahun, mantan pemain Borussia Dortmund dan Timnas Jerman, Niklas Sule, memutuskan kembali ke lapangan—bukan di stadion megah, melainkan bersama SV Tiefenbach, klub amatir di liga Kriesliga, divisi ke-11 sepakbola Jerman. Keputusan ini diumumkan beberapa bulan setelah ia resmi gantung sepatu pada akhir musim 2025/2026, menyusul serangkaian cedera yang menggerogoti tubuhnya, termasuk cedera ligamen lutut pada April 2026 yang menjadi titik baliknya.
Meski telah menikmati puncak karier dengan gelar Liga Champions bersama Bayern Munich, 49 caps bersama tim nasional, dan pengalaman empat tahun di Dortmund, Sule mengaku rindu akan esensi murni sepakbola—tanpa tekanan bisnis atau popularitas. Ia memilih SV Tiefenbach, sebuah klub kecil yang berjarak sekitar 125 kilometer dari Frankfurt, karena dua sahabatnya juga bermain di sana, salah satunya menjadi pelatih. “Ini soal sepakbola itu sendiri, bukan tentang uang,” ujar Sule dalam pernyataan resmi klub.
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa klub golf favoritnya berlokasi di Tiefenbach, menjadikan kota kecil itu sebagai tempat yang secara pribadi bermakna baginya. Dengan latar belakang sebagai jebolan akademi Hoffenheim dan mantan pemain bernilai 20 juta euro, keputusan Sule untuk bermain di level amatir justru menjadi simbol kebanggaan akan kembali ke akar: bermain karena cinta, bukan karena kontrak.
Sule kini siap memakai jersey sederhana, berlari di lapangan tanpa sorotan kamera, dan menikmati setiap umpan, tendangan, dan tawa sesama pemain—membuktikan bahwa cinta pada sepakbola tak pernah benar-benar berakhir, bahkan setelah pensiun.















