Home Berita Nasional Sapi Kurban Terperosok ke Septic Tank, Evakuasi 3 Jam

Sapi Kurban Terperosok ke Septic Tank, Evakuasi 3 Jam

Sumbawanews.com,- Seekor sapi kurban di Dusun Ardilangu, Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, nyemplung ke dalam lubang septic tank sedalam enam meter menjelang Iduladha, memicu operasi penyelamatan intensif yang berlangsung lebih dari tiga jam. Hewan ternak berbobot besar itu terperosok saat dipindahkan oleh pemiliknya, yang berusaha mengalihkannya dari jalur jalan sempit menuju lokasi kurban.

Tim Damkar Pos 1 Mojoanyar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, langsung diterjunkan. Lebih dari belasan petugas bergantian bekerja di bawah terik matahari, menghadapi tantangan ekstrem: lubang berdiameter hanya satu meter, ruang terbatas, dan kondisi sapi yang semakin lemah akibat kekurangan oksigen.

Untuk mengangkat sapi, petugas memasang dua tripod katrol sekaligus. Namun, tali pengikat kerap terlepas karena tubuh hewan yang terus bergoyang dan melemah. Dua petugas pun terpaksa turun langsung ke dasar lubang—dengan udara pengap dan bau menyengat—untuk mengikat ulang tali dengan aman. Sebagai langkah darurat, mesin blower dinyalakan untuk memompa oksigen ke dalam lubang, mencegah sapi mati lemas.

“Kendala utama adalah sempitnya akses. Tali sering lepas karena sapi kelelahan, tubuhnya molor saat ditarik,” ujar Komandan Damkar Sukamto, yang memimpin operasi sejak pukul 16.00 WIB.

Puncak ketegangan terjadi saat sapi hampir mencapai permukaan. Ukuran tubuhnya yang jauh lebih besar dari mulut lubang membuat proses pengangkatan hampir gagal. Petugas dan relawan harus mengerahkan seluruh tenaga, menarik perlahan sambil menahan gerakan liar hewan yang mulai sadar. Pada pukul 19.20 WIB, setelah 3 jam perjuangan sengit, sapi itu akhirnya berhasil ditarik ke permukaan—dalam kondisi lemas, namun masih hidup.

Kepala Desa Ngembeh mengatakan, sapi itu rencananya akan dikurbankan di masjid setempat. Kini, hewan itu dalam perawatan intensif oleh tim medis hewan setempat. Warga sekitar pun ikut berdoa, menyaksikan keajaiban kecil di tengah hiruk-pikuk persiapan Iduladha.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras akan pentingnya keselamatan dalam penanganan hewan kurban, terutama di area permukiman padat dengan infrastruktur yang tak selalu memadai. Di tengah euforia kurban, sebuah sapi—simbol pengorbanan—berhasil diselamatkan bukan karena kebetulan, tapi oleh ketekunan manusia yang tak mau menyerah.

Previous article**Rano Karno Salat Idul Adha di Balai Kota Bersama Warga**
Next article**Seskab Teddy Borong 35 Sapi Raksasa dari Boyolali**
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.