Sumbawanews.com,- Baku – Klub asal Azerbaijan, Sabah FK, resmi tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya setelah menaklukkan Hapoel Be’er Sheva dengan skor 5-2 pada laga play-off, Rabu (26/8/2026) dini hari WIB, di Stadion Tofiq Bahramov. Kemenangan ini mengantarkan tim yang baru berdiri pada 8 September 2017 itu menjadi debutan termuda dalam sejarah kompetisi tertinggi Eropa, hanya sembilan tahun setelah pendiriannya.
Sabah FK, yang dikenal dengan julukan The Owls, memulai perjalanan kualifikasi dari ronde pertama dan secara konsisten menyingkirkan lawan-lawannya satu per satu: menang agregat 4-1 atas The New Saints (Wales), 3-0 atas KuPS (Finlandia), 5-2 atas Aarhus (Denmark), dan akhirnya 6-4 atas Hapoel Be’er Sheva (Israel) di babak play-off. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan mereka sebagai juara Liga Azerbaijan musim 2025/2026, yang menjadi pintu masuk mereka ke ajang Eropa.
Didirikan sebagai proyek pengembangan sepak bola muda Azerbaijan, Sabah FK langsung promosi ke kasta tertinggi pada 2018 dan belum pernah terdegradasi sejak itu. Di bawah asuhan pelatih Valdas Dambrauskas, tim berbasis Masazir ini menunjukkan perkembangan luar biasa, dari tim baru hingga menjadi raja domestik dan kini menjejakkan kaki di panggung tertinggi sepak bola Eropa.
“Para pemain bermain luar biasa. Sabah adalah tim terhebat yang pernah saya latih sepanjang karier,” ujar Dambrauskas dalam pernyataan resmi UEFA Champions League. “Kami lolos ke panggung utama turnamen terbaik di dunia. Hari ini saya pelatih paling bahagia di dunia.”
Dengan keberhasilan ini, Sabah FK menjadi tim paling muda yang pernah tampil di Liga Champions, sekaligus pencapaian paling spektakuler dalam sejarah sepak bola Azerbaijan modern.















