Sumbawanews.com,- Pada Rabu, 26 Agustus 2026, dua tim dari luar Eropa barat mencatat sejarah dengan berhasil lolos ke fase grup Liga Champions setelah menorehkan comeback dramatis di laga playoff. Sabah dari Azerbaijan dan LASK dari Austria masing-masing mengalahkan Hapoel Tel Aviv dan Celtic lewat pertarungan sengit yang memaksa perpanjangan waktu.
Di Stadion Tofiq Bakhramov, Baku, Sabah menang 5-2 atas Hapoel Tel Aviv setelah tertinggal 2-1 dari leg pertama. Igor Zlatanovic membuka keunggulan Hapoel, sebelum Christian Nwachukwu menyamakan kedudukan. Guy Mizrahi kembali membuat Hapoel unggul, namun Umarali Rakhomanaliev menyamakan agregat. Tellur Mutallimov mencetak gol penentu di menit akhir waktu normal, membuat Sabah unggul 3-2 dan agregat 4-4. Di extra time, Orphe Mbina dan Joy-Lance Mickels mencetak gol tambahan, memastikan kemenangan 5-2 dan agregat 6-4. Ini adalah pertama kalinya Sabah tampil di fase grup Liga Champions.
Di Raiffeisen Arena, LASK bangkit dari keterpurukan setelah kalah 3-0 di leg pertama melawan Celtic. Callum McGregor membuka skor di leg kedua, membuat Celtic unggul agregat 4-0. Namun, LASK bangkit dengan empat gol: Moses Usor, Robert Ljubicic, dan Samiel Adeniran mencetak gol di waktu normal, menyamakan agregat 4-4. Adeniran kembali mencatatkan namanya di menit ke-108, memastikan kemenangan 5-1 dan agregat 5-4. LASK pun melangkah ke fase grup untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Di laga lain, Bodo/Glimt dari Norwegia menang 3-0 atas NEC Nijmegen di Aspmyra Stadion, melengkapi kemenangan 3-1 di leg pertama. Dengan agregat 6-1, mereka memastikan tempat di fase grup tanpa perlu perpanjangan waktu.
Dengan hasil ini, tiga tim baru—Sabah, LASK, dan Bodo/Glimt—berhak bersaing di fase grup Liga Champions musim ini, membuka babak baru bagi klub-klub dari liga-liga minor Eropa.















