Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Jakarta mampu memicu perputaran ekonomi mencapai Rp 2,4 triliun. Angka ini tercatat dari total transaksi selama momentum perayaan, yang sebagian besar dilakukan melalui sistem pembayaran digital QRIS.
Dalam acara Jakarta Kreatif Festival di Gelora Bung Karno, Sabtu (4/7/2026), Pramono menyebut lonjakan transaksi ini tak lepas dari kebijakan Pemprov DKI yang memberikan akses gratis ke sejumlah destinasi wisata dengan tarif Rp 1. Salah satunya adalah Ancol, yang mencatat kunjungan sekitar 80 ribu orang pada 28 Juni—melampaui rekor sebelumnya yang hanya berkisar 30 ribu hingga 32 ribu pengunjung saat libur Idulfitri atau Tahun Baru. Laba bersih Ancol pun melonjak dari maksimal Rp 1,5 miliar menjadi Rp 6,5 miliar pada hari itu.
Di Taman Margasatwa Ragunan, jumlah pengunjung mencapai 135.500 orang, melebihi rekor sebelumnya sekitar 102 ribu pengunjung. Pramono menekankan bahwa QRIS kini menjadi tulang punggung transaksi di ibu kota, menyumbang 38 persen dari total transaksi QRIS nasional.
Capaian ini didukung oleh digitalisasi penuh di 153 pasar yang dikelola Pemprov DKI, serta adopsi QRIS oleh sekitar 422 ribu pelaku UMKM di Jakarta. Pemerintah daerah berencana melanjutkan kompetisi penggunaan digitalisasi di pasar tradisional untuk memperluas penerapan sistem pembayaran ini.
Pramono menegaskan, upaya ini bukan sekadar mempromosikan teknologi, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Jakarta.















