Home Berita Rata-rata Pengerjaan Fisik di Perikanan dan Kelautan Capai 100 Persen

Rata-rata Pengerjaan Fisik di Perikanan dan Kelautan Capai 100 Persen

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat mengungkapkan, rata-rata pengerjaan fisik di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, telah tuntas 100 persen. Namun relaisasi keuangan mencapai sekitar 75,15 persen.

Baca Juga: Pengeboman Menurun Drastis, Perhatian DKP ke Penggunaan Kompresor

“Kegiatan fisik rata-rata sudah 100 persen sudah selesai. Tinggal ada beberapa paket bantuan yang masih dalam pelaksanaan dan Sebagian dalam proses pencairan,” ucap Rahmat Hidayat di ruang kerjanya Senin (27/10).

Diungkapkan, Pekerjaan fisik tahun ini antara lain rehab Dermaga Labuhan Ijuk dan Pembangunan pos di Labuhan Mapin, yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa. “Tahun ini kita kan tidak ada mengelolah Dana Alokasi Khusus. Dan ini secara nasional, bukan hanya sumbawa yang tidak ada DAK,” jelasnya.

Disebutkan, sejauh ini, hanya tinggal beberapa pengerjaan fisik yang masih dalam proses pengerjaan, misalnya kegiatan dibidang budidaya. Dan Dengan sisa waktu yang ada saat ini, diyakini seluruh proses dan Pembangunan bisa terkejar 100 persen.

“Tinggal ada kegiatan dibidang budidaya, tapi masih ada waktu. Memang kontraknya belum habis,” jelasnya.

Kemudian, rehab jaringan tambak di labuhan sangoro, dan pengeboran air di BBI (Balai Benih Ikan). “Sudah selesai pengeborannya, airnya sudah sesuai spek. Kalau tidak salah sedalam 76 meter. Pengeboran sudah selesai, debit cukup sesuai ketentuan yang kita minta tinggal sekarang dalam pembuatan bak penampungnya,” kata dia. (Using)

Previous articlePengeboman Menurun Drastis, Perhatian DKP ke Penggunaan Kompresor
Next articleIroni Dunia Pendidikan: Siswa MTs Jember Jadi Korban Bullying, Pelaku Tetap Sekolah
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.