Sumbawanews.com,- Sabtu, 1 Agustus 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Arkhan Kaka Putra Purwanto, penyerang berusia 18 tahun dari Persis Solo, mencetak satu-satunya gol Indonesia All Stars dalam laga pramusim melawan Aston Villa. Gol itu tercipta pada menit ke-83 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper lawan, meski timnya kalah 1-3. Di luar lapangan, pemain yang pernah membela Timnas Indonesia U-16, U-17, dan U-20 ini ternyata adalah prajurit TNI Angkatan Darat, resmi dilantik sebagai Bintara dengan pangkat Sersan Dua setelah menyelesaikan pendidikan di Rindam Jaya pada 29 Juni 2025.
Arkhan, lahir di Blitar, Jawa Timur, pada 2 September 2007, memulai karier sepak bolanya di SSB Mitra Tunas Muda, tempat ayahnya, Purwanto Suwondo, mantan penyerang Timnas Indonesia di SEA Games 2001 dan 2003, menjadi pelatih. Ia kemudian bergabung dengan Akademi Bhayangkara pada 2021 sebelum pindah ke Persis Solo U-20 pada Februari 2022. Pada 4 April 2023, ia menjadi salah satu pemain termuda dalam sejarah Liga 1 saat debut bersama tim senior Persis Solo melawan Persib Bandung, dengan usia 15 tahun 7 bulan 2 hari. Di level internasional, ia pernah mencetak empat gol saat Indonesia mengalahkan Guam 14-0 dalam Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, serta dua gol dalam kemenangan 3-2 atas Uni Emirat Arab U-17.
Golnya ke gawang klub Premier League itu menjadi momen bersejarah sekaligus bukti kemajuan bakat muda Indonesia. Arkhan mengaku, pengalaman berlatih di pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali di bawah arahan John Herdman menjadi bekal utama dalam penampilannya. Ia juga mengapresiasi pelatih Timnas U-20 Nova Arianto dan pelatih Indonesia All Stars Kurniawan Dwi Yulianto yang turut membentuk perkembangannya. Meski mencetak gol ke gawang tim bergengsi Eropa, Arkhan menegaskan bahwa pencapaian itu bukan akhir perjalanan, melainkan motivasi untuk terus berkembang demi membawa nama Indonesia di panggung sepak bola internasional yang lebih tinggi.
Sebagai prajurit TNI AD, ia menjadi simbol baru generasi muda Indonesia yang mampu menyeimbangkan disiplin militer dan prestasi olahraga. Pengumuman resmi dari Rindam Jaya menyebut pencapaian Arkhan sebagai kebanggaan sekaligus inspirasi bagi para atlet lain yang memilih jalan sebagai prajurit. Dengan kombinasi bakat, kerja keras, dan semangat kebangsaan, Arkhan Kaka kini bukan hanya nama di papan skor—tapi juga simbol harapan baru sepak bola Indonesia.















