Home Berita Nasional Prabowo Ganti Kepala BGN Usai Evaluasi MBG

Prabowo Ganti Kepala BGN Usai Evaluasi MBG

Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu setengah tahun. Posisinya digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang, yang dilantik sebagai kepala baru lembaga tersebut.

Dalam konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan pergantian ini bukan bersifat hukuman, melainkan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola dan kualitas program yang menyasar jutaan siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya. Evaluasi menemukan sejumlah catatan serius, termasuk pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP), lemahnya pengawasan tata kelola, serta ketidaksesuaian kualitas pangan yang disajikan.

“Selama satu setengah tahun, ada banyak catatan yang menjadi bahan pertimbangan Bapak Presiden. Kami berharap dengan perubahan ini, semua kelemahan bisa segera diperbaiki,” ujar Prasetyo.

Dadan, yang sebelumnya menjabat sejak 19 Agustus 2024 di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, dikenal sebagai akademisi berlatar belakang ilmu pertanian dan ekologi serangga. Ia lulusan Institut Pertanian Bogor dan pernah menempuh studi doktoral di Jerman. Karier panjangnya di dunia akademik membuatnya dipandang sebagai tokoh teknokrat, namun kinerjanya di BGN dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan target program yang ambisius.

Program MBG sendiri menjadi salah satu prioritas pemerintahan Prabowo untuk menangani masalah gizi buruk dan stunting di kalangan anak-anak dan ibu hamil. Namun, sejumlah laporan dari lapangan menunjukkan adanya ketidakseragaman distribusi, keterlambatan respons terhadap aduan masyarakat melalui layanan SAGI 127, hingga kebijakan libur 11 hari selama Lebaran yang menuai kritik meski dianggap efisien secara anggaran.

Pergantian ini juga menandai pergeseran pendekatan: dari fokus pada aspek teknis dan penelitian menuju tata kelola yang lebih ketat, disiplin operasional, dan akuntabilitas publik. Nanik Sudaryati Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, dipilih karena dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam manajemen program pangan dan koordinasi lintas sektor.

Dengan perubahan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjadikan MBG bukan sekadar program bantuan, tetapi sistem pemberdayaan gizi yang berkelanjutan, terukur, dan berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat. Evaluasi yang ketat terhadap kinerja pejabat publik menjadi tanda bahwa pemerintahan Prabowo tidak segan melakukan perubahan demi memastikan program strategis berjalan efektif dan tepat sasaran.

Previous articleAlphabet Raih Rp1.200 Triliun untuk Perkuat Infrastruktur AI
Next articleKetua DPRD NTB Tegaskan Dukungan untuk PPS, Minta Aspirasi Disampaikan Secara Damai
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik