Home Serba Serbi Tekno Powerbank Kecil dengan Daya Besar, Solusi Darurat di Perjalanan

Powerbank Kecil dengan Daya Besar, Solusi Darurat di Perjalanan

Sumbawanews.com,- UGreen Nexode Pro 10.000mAh 55W hadir sebagai solusi praktis bagi para mobile professional yang butuh daya cadangan cepat dan andal, bahkan di tengah situasi kritis. Dengan bobot di bawah 220 gram dan desain metalik ramping, powerbank ini mampu mengisi ponsel, tablet, hingga laptop dalam satu perangkat tanpa perlu membawa beban berlebih.

Dirilis oleh perusahaan aksesori asal Tiongkok, UGreen Nexode Pro mulai tersedia di pasar Indonesia sejak akhir Juni 2026 dengan harga mulai Rp569.000. Tim Tekno Liputan6.com menguji perangkat ini selama beberapa minggu, termasuk dalam perjalanan tugas ke Korea Selatan — sebuah ujian nyata di mana ketersediaan stop kontak sering tak terduga.

Desainnya memadukan kemewahan sederhana dengan fungsionalitas. Tubuhnya terbuat dari logam dengan layar kecil di sisi depan yang menampilkan persentase daya tersisa dan output real-time saat digunakan. Meski tampilan ini sulit dibaca di bawah sinar matahari langsung, fungsinya cukup membantu dalam kondisi darurat.

Tiga port pengisian tersedia: USB-C, USB-A, dan kabel USB-C tetap terpasang sepanjang 22 cm. Kabel yang tidak bisa ditarik memang menjadi kelemahan, terutama saat powerbank diletakkan di meja sementara ponsel digenggam. Namun, kecepatan pengisian justru menjadi unggulan utama. Port USB-C mampu mengeluarkan daya hingga 55W — cukup untuk mengisi MacBook yang hampir habis hingga 20 persen, meski daya powerbank hanya tersisa 50 persen.

Dalam pengujian, iPhone 17 Pro Max yang awalnya berada di 30 persen berhasil naik ke 65 persen dalam waktu 25 menit. Saat mengisi dua perangkat sekaligus — iPad Air M3 dan Oppo Find X9 Pro — dalam 30 menit, daya masing-masing naik sekitar 12-14 persen, sementara daya powerbank turun dari 100 persen menjadi 60 persen. Yang menarik, Oppo Find X9 Pro secara otomatis mengaktifkan fitur Ultra Fast Charging, membuktikan kompatibilitas Nexode Pro dengan berbagai protokol pengisian cepat, bukan hanya Apple.

Kemampuan mengisi laptop menjadi nilai tambah besar. Dalam satu momen kritis di bandara Incheon, MacBook yang nyaris mati karena baterai tinggal 2 persen bisa diselamatkan hingga 20 persen, memberikan cukup waktu untuk menyelesaikan laporan sebelum menemukan stop kontak. Ini adalah fitur yang jarang ditemukan pada powerbank berkapasitas serupa.

Satu catatan teknis: awalnya, daya powerbank turun tanpa beban, seolah bocor. Namun, setelah dua siklus pengisian penuh, masalah ini menghilang, dan perangkat berfungsi normal hingga akhir masa uji.

Untuk pengguna yang sering bepergian, bekerja dari jarak jauh, atau hanya ingin punya alat penyelamat saat baterai ponsel dan laptop tiba-tiba habis, UGreen Nexode Pro 10.000mAh 55W menawarkan keseimbangan sempurna antara ukuran, kecepatan, dan daya tampung. Meski kabelnya pendek dan layar kurang optimal di luar ruangan, performa pengisian dan kemampuannya menghidupkan perangkat kritis membuatnya layak menjadi teman setia di tas perjalanan.

Previous articleManchester United Terancam Gagal Cuan Transfer Usai Ugarte Cedera di Piala Dunia 2026
Next articlePiala Dunia 2026: 32 Besar Dimulai Dini Hari, Deretan Big Match Siap Membara