Home Berita Internasional Polandia dan Ukraina Terpecah oleh Trauma Sejarah 83 Tahun Lalu

Polandia dan Ukraina Terpecah oleh Trauma Sejarah 83 Tahun Lalu

Sumbawanews.com,- Tim gabungan Polandia-Ukraina sedang menggali kuburan massal di desa Ostrówki dan Wola Ostrowiecka, wilayah Volhynia, Ukraina barat, untuk mengidentifikasi sisa jasad 49 korban pembantaian tahun 1943. Eksumasi yang dimulai pada 13 Juli 2026 dan berakhir pada 7 Agustus 2026 itu dilakukan di tiga lokasi: lahan pertanian Aleksander Strazyc di Wola Ostrowiecka, fondasi bekas sekolah di Ostrówki, serta sebuah kuburan tunggal di seberang pemakaman setempat. Sampel DNA diambil dari tulang-belulang, bersama benda pribadi seperti medali keagamaan, rosario, dan sepasang sepatu, untuk membantu proses identifikasi. Pemakaman ulang rencananya digelar pada 30 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan pembunuhan warga sipil di kedua desa itu.

Meski keduanya kini bersekutu melawan agresi Rusia, hubungan diplomatik Warsawa dan Kyiv memburuk akibat perbedaan pandangan terhadap Tentara Pemberontak Ukraina (UPA). Konflik sejarah ini memuncak setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada 26 Mei 2026 menandatangani dekrit yang memberi gelar “Para Pahlawan UPA” kepada satu unit operasi khusus militer Ukraina. Di sisi lain, Institut Peringatan Nasional Polandia (IPN) — yang memimpin eksumasi bersama sejarawan Leon Popek, cucu korban pembantaian Volhynia — menegaskan bahwa UPA bertanggung jawab atas genosida terhadap warga Polandia di wilayah itu. Popek mengatakan kakeknya, Jan Szwed, tewas di lokasi itu pada 1943, dan pencarian ini adalah upaya mengembalikan nama-nama korban yang terlupakan.

Pekerjaan penggalian dilakukan di bawah pengawasan ketat tim penyapu ranjau, karena bahan peledak sisa Perang Dunia II masih berpotensi tersisa di tanah. Meski kerja lapangan berjalan lancar, perbedaan narasi sejarah kian mengikis kepercayaan politik antara dua negara yang seharusnya menjadi mitra strategis di Eropa Timur.

Previous articleSatgas Pangan Tetapkan 39 Tersangka Mafia Beras, Kerugian Capai Ratusan Triliun
Next articleThom Haye Sorot Perhatian Herdman, 3 Assist dan 1 Gol Bawa Garuda Melesat