Home Berita Olah Raga Mitchell Baker Borong 5 Gol, Catat Sejarah di Final FIFA ASEAN Cup...

Mitchell Baker Borong 5 Gol, Catat Sejarah di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia menang telak 9-2 atas Bangladesh dalam laga semifinal FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Striker berusia 19 tahun, Mitchell Baker, mencetak lima gol dalam satu pertandingan, menjadi pemain ketiga dalam sejarah timnas yang mampu mencatatkan quintrick, menyusul Soetjipto Soentoro (8 gol, 1969) dan Iswadi Idris (5 gol, 1971). Kemenangan ini mengantarkan Garuda melaju ke final, di mana mereka akan menghadapi Thailand pada Senin (5/10/2026) malam di tempat yang sama.

Baker, yang sebelumnya menuai keraguan setelah tampil kurang meyakinkan di dua laga awal turnamen dan dua pertandingan terakhir Piala AFF 2026, bangkit dengan performa luar biasa. Gol-golnya menjadi pilar utama kemenangan telak Indonesia, yang juga diperkuat oleh empat gol tambahan dari rekan-rekannya. Torehan ini tidak hanya menghapus skeptisisme, tetapi juga menempatkannya dalam daftar legenda sepak bola Indonesia.

Ia menyamai catatan Iswadi Idris yang mencetak lima gol saat Indonesia menghajar Vietnam Selatan 9-1 pada President’s Cup 1971, dan mengikuti jejak Soetjipto Soentoro yang mencetak delapan gol dalam kemenangan 9-2 atas Singapura di Merdeka Tournament 1969. Dengan demikian, Baker menjadi pemain ketiga dalam sejarah timnas yang mencetak lima gol atau lebih dalam satu pertandingan resmi.

Usai laga, Baker menanggapi tekanan dengan sikap tenang. “Anda tidak akan mencetak gol di setiap laga, [Erling] Haaland pun tidak mencetak gol di setiap pertandingan, jadi Anda hanya perlu menikmatinya dan menghayati momen itu, dan mengabaikan apa kata orang, percaya pada diri sendiri dan tahu apa yang bisa Anda lakukan, lalu nikmati saja,” ujarnya dalam konferensi pers.

Final FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi ujian berat bagi Indonesia. Menghadapi Thailand, tim yang dikenal tangguh di kancah Asia Tenggara, Garuda harus mempertahankan momentum dan konsistensi yang baru saja ditunjukkan Baker dan kawan-kawan. Dengan sejarah yang kini melekat pada namanya, Baker bukan hanya menjadi bintang laga, tetapi simbol kebangkitan generasi baru sepak bola Indonesia.

Previous articleRocky Gerung Dilantik Jadi Wantimpres, Kritik Tajamnya pada Pemerintah Prabowo Masih Melekat
Next articleMalaysia Gagal ke Final, Indonesia Lolos Usai Menang 9-2 Lawan Bangladesh