Sumbawanews.com,- Persib Bandung harus mencari stadion alternatif mulai 1 September 2026, setelah Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung ditutup sementara untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menegaskan bahwa venue tersebut tidak diperbolehkan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk BRI Super League, mulai 1 September hingga setelah turnamen berakhir pada 5 Oktober 2026. Pertandingan kandang Persib melawan PSM Makassar yang dijadwalkan pada 6 September 2026 dipastikan tidak bisa digelar di Si Jalak Harupat, meski sebelumnya mereka sempat menggunakannya untuk laga playoff AFC Champions League Two 2026/27 melawan Manila Digger pada 31 Agustus 2026. Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kembali menjadi opsi utama Persib untuk laga pekan pertama liga, mengingat perawatan di GBLA telah selesai.
Si Jalak Harupat ditunjuk sebagai salah satu venue utama FIFA ASEAN Cup 2026, khususnya untuk pertandingan Grup B yang dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Persiapan fisik stadion, termasuk perbaikan rumput dan uji coba lapangan, sudah dimulai sejak awal September, dengan kedatangan tim peserta dan aktivitas teknis dijadwalkan mulai 19 September 2026. Kondisi ini menjadi tantangan logistik bagi Persib dalam menghadapi jadwal padat musim 2026/27, terutama setelah baru saja kembali menggunakan GBLA setelah masa perawatan.
Di luar isu stadion, Persib mencatat pencapaian individual penting. Marc Klok dan Beckham Putra menyamai rekor Dedi Kusnandar sebagai pemain dengan 14 penampilan di kompetisi Asia bersama Persib, setelah tampil melawan Manila Digger pada laga playoff ACL Two 2026/27. Dengan demikian, Maung Bandung kini memiliki tiga pemain yang mencapai angka tersebut dalam sejarah keikutsertaan klub di ajang Asia.















