Sumbawanews.com,- Persebaya Surabaya dan Arema FC bertemu di semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Selasa, 4 Agustus 2026, dalam laga derbi Jawa Timur yang kembali memicu tensi tinggi pasca pertemuan terakhir tiga bulan lalu. Persebaya tampil sebagai juara Grup B dengan tiga kemenangan sempurna, sementara Arema lolos sebagai runner-up Grup A setelah sekali kalah dari Persib Bandung. Pertandingan ini menjadi lanjutan rivalitas panjang yang telah berlangsung sejak 2019, dengan catatan 12 pertemuan terakhir dimenangkan atau diimbangi Persebaya tanpa pernah kalah.
Dalam 12 laga terakhir antara kedua tim di semua kompetisi, Persebaya mencatat sembilan kemenangan dan tiga hasil seri, sementara kemenangan terakhir Arema terjadi pada 15 Agustus 2019 saat menang 4-0 di Kanjuruhan. Sejak saat itu, Bajul Ijo mendominasi, termasuk dalam pertemuan terbaru pada 28 April 2026 di venue yang sama — Gianyar — yang berakhir 4-0 untuk Persebaya, dengan semua gol lahir di babak kedua. Kemenangan itu menjadi pukulan telak bagi Arema, yang kembali harus bertandang ke stadion netral yang kini menjadi panggung semifinal.
Arema memiliki rekam jejak lebih kuat di ajang Piala Presiden, dengan empat gelar juara (2017, 2019, 2022, dan 2024), sementara Persebaya masih belum pernah menjuarai turnamen ini sejak pertama kali diadakan. Kedua tim pernah bertemu di final dua leg pada 2019: laga pertama berakhir 2-2 di Gelora Bung Tomo, lalu Arema menang 2-0 di Kanjuruhan untuk merebut trofi. Kali ini, Persebaya berambisi memutus tren buruknya di hadapan rival abadi, sekaligus mengakhiri puasa gelar di Piala Presiden.















