Sumbawanews.com,- Tim SAR gabungan kembali memperluas operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang di Selat Sunda, memasuki hari kedelapan sekaligus hari pertama setelah operasi diperpanjang selama tiga hari. Pencarian dilakukan secara paralel di darat dan laut, dengan penyisiran dimulai dari kawasan Carita hingga Anyer, sementara Kapal RIB 02 Basarnas berangkat dari Dermaga Marina Carita pukul 07.15 WIB. Operasi ini mempertahankan kekuatan personel dan peralatan sebelumnya, meski penggunaan helikopter dipertimbangkan secara hati-hati karena kondisi cuaca dan debu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Kasi Ops Basarnas Banten Rizky Dwianto menegaskan, seluruh tim tetap bersiaga di posko, dan doa pagi digelar sebagai bentuk solidaritas agar para korban ditemukan dalam keadaan selamat. Pencarian akan berlanjut hingga 17 September 2026, dengan evaluasi harian terhadap tantangan dan wilayah yang belum disisir.















