Sumbawanews.com,- Pemukim Israel membakar sebagian masjid di desa Kur, Tulkarm, Tepi Barat, pada Ahad dini hari (26/7/2026), setelah menyerbu desa tersebut dan mencoretkan slogan rasis di dinding-dindingnya. Serangan ini merupakan insiden kedua dalam satu hari yang menargetkan tempat ibadah, menyusul pembakaran masjid yang sedang dibangun di Qusra, sebelah selatan Nablus. Warga setempat berusaha memadamkan api dan mencegah kerusakan meluas, sementara slogan “Balas dendam untuk Benayahu” terpampang di dinding masjid, merujuk pada Benayahu Melt, warga Israel yang tewas di desa Tal. Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengecam serangan itu sebagai bagian dari kampanye sistematis yang dilindungi aparat Israel, melanggar norma internasional dan berpotensi memicu eskalasi lebih luas. Sebanyak 30 serangan serupa tercatat sepanjang akhir pekan, dengan sejumlah tokoh pemukim dianggap mengabaikan seruan militer Israel untuk meredakan ketegangan.















