Sumbawa Barat, sumbawanews.com – Seorang pemuda asal Desa Benete, Kecamatan Maluk, bernama Jamal, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait nasib mantan karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) yang masuk daftar hitam (blacklist) dan hingga kini tidak dapat bekerja kembali di wilayah site tambang.
Aspirasi tersebut disampaikan Jamal saat menghadiri kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berupa malam Yasinan bersama yang digelar di kediaman Bupati Sumbawa Barat pada Sabtu 14/05/2026 Malam.

Dalam kesempatan itu, Jamal mengungkapkan keprihatinannya terhadap sejumlah mantan pekerja tambang yang tidak lagi memiliki kesempatan bekerja di perusahaan maupun di kawasan operasional tambang akibat status blacklist.
“Saya merasa sedih melihat kondisi mereka. Banyak di antara mereka yang saat ini kesulitan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya karena tidak bisa bekerja lagi di wilayah tambang,” ujar Jamal.
Menurutnya, pemerintah perlu hadir untuk mencari solusi terbaik agar para mantan pekerja tersebut tetap memiliki kesempatan memperbaiki hidup dan menafkahi keluarga mereka.
Jamal menilai, sistem hukum di Indonesia pun masih memberikan ruang toleransi dan kesempatan kedua bagi seseorang yang pernah melakukan kesalahan.
“Dalam hukum di Indonesia saja ada toleransi. Masa perusahaan yang beroperasi di wilayah Indonesia tidak bisa memberikan kesempatan atau memaafkan kesalahan yang pernah dilakukan pekerja,” katanya.
Ia menegaskan, aspirasi yang disampaikan bukan untuk membenarkan kesalahan yang pernah dilakukan oleh para pekerja tersebut, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan mereka dan keluarga yang bergantung pada penghasilan dari sektor pertambangan.
“Ini bukan untuk mendukung kesalahan mereka, tetapi demi kemanusiaan. Mereka punya istri, anak, dan keluarga yang harus dinafkahi,” tambahnya.
Jamal berharap Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dapat memfasilitasi dialog antara masyarakat, perusahaan, dan pihak terkait agar persoalan blacklist mantan karyawan dapat ditinjau kembali secara bijaksana.
Selain dikenal aktif menyuarakan aspirasi masyarakat, Jamal juga disebut-sebut sebagai salah satu bakal calon Kepala Desa Benete pada pemilihan kepala desa mendatang. Sikapnya yang berani menyampaikan persoalan masyarakat secara langsung kepada Bupati mendapat apresiasi dari sejumlah warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

















