Sumbawanews.com,- Serang – Pemerintah Kabupaten Serang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk yang ke-15 kalinya secara berturut-turut. Capaian ini diraih atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025, yang diserahkan secara resmi oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Banten, Firman Nurcahyadi, di Aula Kantor BPK Banten, Selasa (27/5/2026).
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyambut capaian ini dengan rasa syukur dan apresiasi mendalam. Ia menegaskan bahwa WTP bukan sekadar prestasi administratif, tapi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. “Ini hasil kerja keras seluruh OPD, yang tidak pernah lelah mematuhi aturan, mengikuti prosedur, dan menjaga kepatuhan hukum,” ujar Bupati yang akrab disapa Zakiyah.
Ia pun menekankan, predikat ini harus menjadi fondasi, bukan tujuan akhir. “Jangan sampai kita berpuas diri. Setiap rupiah yang dikelola harus berdampak pada kesejahteraan masyarakat, bukan hanya memenuhi laporan keuangan,” tegasnya.
Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, menyebut WTP ke-15 sebagai “kado terindah” di tahun pertama kepemimpinan Zakiyah bersama Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas. “Ini menunjukkan bahwa arah kebijakan pemerintah daerah sudah tepat. Kepemimpinan yang konsisten, transparan, dan berbasis hukum membuahkan hasil nyata,” ujarnya.
Firman Nurcahyadi dari BPK menjelaskan bahwa pemeriksaan LKPD tidak hanya menilai kebenaran angka, tetapi juga kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Pemerintahan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “WTP adalah pengakuan tertinggi atas kualitas laporan keuangan. Pemkab Serang telah menunjukkan konsistensi luar biasa dalam menjaga standar ini selama 15 tahun berturut-turut,” katanya.
Tak hanya Pemkab Serang, lima pemerintah daerah lain di Banten—Pemkot Serang, Pemkab Tangerang, Pemkot Tangerang, Pemkot Tangerang Selatan, Pemkot Cilegon, dan Pemkab Lebak—juga memperoleh opini WTP pada tahun yang sama, menandakan tren positif dalam tata kelola keuangan di provinsi ini.
Dengan capaian ini, Pemkab Serang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah terbaik di Indonesia dalam pengelolaan keuangan publik. Tidak ada kejutan, hanya konsistensi yang terukur, disiplin yang tak kenal kompromi, dan visi yang jelas: uang rakyat harus dikelola dengan sebaik-baiknya.

















