Home Serba Serbi Tekno ONIC vs Liquid, Falcons vs Omega: Duel Hidup-Mati di MPL PH S17

ONIC vs Liquid, Falcons vs Omega: Duel Hidup-Mati di MPL PH S17

Sumbawanews.com,- Babak playoff Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Filipina Season 17 memasuki puncak ketegangan pada Jumat, 29 Mei 2026, dengan dua laga penentu yang bakal menentukan siapa yang berhak melangkah ke Grand Final sekaligus merebut tiket ke Mid Season Cup 2026 di Paris. Di FilOil EcoOil Centre, San Juan City, dua pertandingan seru akan berlangsung dalam satu hari: ONIC PH melawan Team Liquid PH di Upper Bracket Final, dan Team Falcons PH versus Omega Esports dalam laga hidup-mati di Lower Bracket Semifinal.

Pertandingan pertama pukul 14.00 WIB menjadi sorotan utama. ONIC PH, yang sebelumnya kalah 2-0 dari Team Liquid PH pada laga reguler 17 Mei lalu, kini berhadapan dengan tim yang menjadi kandidat terkuat juara musim ini. Team Liquid PH, dengan rekor 13-1 di fase reguler, tampil dominan dan penuh percaya diri. Namun, bagi ONIC PH, kemenangan di laga ini bukan sekadar pembalas dendam—ini adalah jalan langsung menuju Grand Final. Pemenangnya akan menunggu lawan di final tanpa harus melewati jalur Lower Bracket, memberi keuntungan strategis besar dalam perburuan gelar MPL PH S17.

Sementara itu, di pertandingan kedua pukul 18.00 WIB, tekanan tak kalah berat dirasakan oleh Team Falcons PH dan Omega Esports. Bagi Falcons, yang finis di posisi kedua dengan catatan 12-2 di fase reguler, kekalahan berarti akhir dari mimpi mereka untuk merebut gelar. Mereka tersingkir dari Upper Bracket setelah kalah dari ONIC PH pada babak sebelumnya, dan kini harus bertarung untuk bertahan. Sementara itu, Omega Esports—yang menang 2-1 atas Falcons pada 10 Mei lalu—datang dengan semangat penuh untuk membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di puncak. Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa; ini adalah laga satu-satunya yang menentukan siapa yang akan melanjutkan perjalanan di Lower Bracket, dan siapa yang harus mengakhiri perjuangan mereka.

Format playoff MPL PH S17 yang menggunakan sistem Hybrid Elimination membuat setiap langkah menjadi krusial. Tim-tim di peringkat 3 hingga 6 harus melewati babak Play-ins Single Elimination, namun setelah itu, sistem berubah menjadi Double Elimination, memberi kesempatan kedua bagi tim yang kalah. Semua laga sebelum Grand Final dan Lower Bracket Final menggunakan format Best-of-5, sementara dua laga penentu—Lower Bracket Final dan Grand Final—akan dimainkan dalam Best-of-7. Total hadiah yang diperebutkan mencapai US$150.000, dengan dua tim terbaik berhak mewakili Filipina di MSC 2026.

Dengan kekuatan tim yang seimbang, strategi draft yang tajam, dan atmosfer stadion yang membara, kedua laga ini bukan hanya soal kemenangan atau kekalahan. Ini adalah ujian mental, ketahanan, dan keberanian para pemain untuk menghadapi tekanan tertinggi dalam karier esports mereka. Bagi penggemar Mobile Legends di Filipina dan seluruh dunia, 29 Mei 2026 bukan sekadar hari biasa—ini adalah hari di mana legenda dibuat, mimpi dipertaruhkan, dan sejarah ditulis dalam satu pertandingan.

Previous articleAS Blokir Akses Maskapai Iran di Seluruh Dunia
Next articleTNI Diperbolehkan Bantu Polri Berantas Begal
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.