Home Berita Olah Raga Meksiko Hadapi Inggris di Azteca, Mimpi Sejarah Bertemu Tradisi Raksasa

Meksiko Hadapi Inggris di Azteca, Mimpi Sejarah Bertemu Tradisi Raksasa

Sumbawanews.com,- Babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Meksiko dan Inggris di Estadio Azteca, Mexico City, pada hari ini. Laga ini menjadi momen krusial bagi tuan rumah yang berambisi mengulang keajaiban 1986, sekaligus ujian berat bagi The Three Lions yang mengejar gelar pertama sejak 1966.

Meksiko tampil sempurna di fase grup, meraih sembilan poin penuh setelah menang atas Afrika Selatan, Ceko, dan Korea Selatan—rekor terbaik dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Kemenangan 2-1 atas Ekuador di babak 32 besar semakin memperkuat keyakinan publik bahwa El Tri mampu melangkah jauh di turnamen yang mereka tuan rumahi. Dengan dukungan luar biasa dari tribun Azteca, tim asuhan Javier Aguirre percaya diri menghadapi tantangan terberat mereka: tim Eropa yang paling diunggulkan.

Inggris, yang tampil sebagai salah satu favorit juara, datang dengan formasi kuat dan pemain-pemain kunci seperti Harry Kane yang telah mencetak lima gol sejauh ini, serta Jude Bellingham yang menjadi jantung permainan. Meski melaju dengan susah payah setelah mengalahkan RD Kongo di babak sebelumnya, pelatih dan pemain Inggris menegaskan bahwa mereka siap menghadapi tekanan di ketinggian Mexico City. Kane mengakui bahwa setiap kemenangan kini harus diraih dengan kerja keras, bukan sekadar bakat.

Bagi Meksiko, laga ini bukan sekadar lanjutan turnamen—ini adalah kesempatan untuk menulis babak baru dalam sejarah sepak bola nasional. Aguirre menyebut pertandingan ini akan menjadi salah satu yang bersejarah, mengingat tradisi panjang Inggris di pentas dunia. Sementara itu, Inggris teringat pada 1986, ketika mereka tersingkir di kota yang sama akibat gol tangan Maradona. Empat puluh tahun kemudian, mereka kembali ke Azteca, bukan untuk mengenang masa lalu, tapi untuk menciptakan sejarah baru.

Laga ini akan berlangsung di Estadio Azteca, dengan seluruh mata dunia tertuju pada pertemuan antara mimpi tuan rumah dan tradisi raksasa Eropa.

Previous articleSaudi dan Turki Dapat Pesan Tersembunyi di Pemakaman Khamenei
Next articleMeksiko Lawan Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca