Sumbawanews.com,- Manchester City dikalahkan 0-3 oleh Arsenal dalam laga Community Shield yang berlangsung di Principality Stadium, Minggu (16/8/2026) malam WIB. Gol-gol Arsenal dicetak oleh Riccardo Calafiori pada menit ke-59, Kai Havertz pada menit ke-72, dan Martin Ødegaard pada menit ke-87. Meski menguasai bola, tim asuhan Enzo Maresca gagal menciptakan peluang nyata dan tampil kaku di belakang, memperlihatkan kelemahan strategis yang harus segera diperbaiki menjelang dimulainya musim Premier League.
Kekalahan telak ini menjadi tamparan keras bagi City yang baru saja berganti pelatih. Ruben Dias, kapten tim, mengakui kekecewaan atas hasil tersebut, tetapi menekankan bahwa pelajaran dari kekalahan ini jauh lebih berharga daripada trofi. “Hari ini memang bikin frustrasi, dan ini adalah final yang kami semua ingin menangi. Tapi jika ada pelajaran yang harus diambil dari final, biar ini saja yang jadi pelajaran, sebab ada banyak tantangan lain yang akan datang,” ujar Dias kepada TNT Sports, seperti dikutip BBC.
Dias menambahkan bahwa tim masih dalam proses transisi, dengan banyak hal yang perlu disesuaikan setelah pergantian pelatih. “Ada perasaan banyak upaya yang harus dikerahkan. Ini bagian dari transisi—hal-hal yang tidak sempurna di awalnya. Kami mesti terus berjuang, berkomunikasi, dan memastikan semuanya berjalan baik. Saya yakin kami ada di jalan yang benar, tapi kami harus terus bekerja.”
Pep Guardiola, yang kini tidak lagi menangani City, justru memberi apresiasi kepada Arsenal usai laga. Dalam video yang beredar, ia menyampaikan selamat kepada tim asuhan Mikel Arteta, menyatakan bahwa mereka layak menjadi juara. “Selamat kepada Arsenal, mereka layak juara,” ucap Guardiola dalam videonya yang viral di media sosial.
Kekalahan ini menjadi catatan awal yang berat bagi Man City di bawah kepemimpinan Enzo Maresca, sekaligus pengingat bahwa persaingan di Liga Inggris tak akan pernah longgar. Arsenal, yang baru saja meraih gelar Premier League, membuktikan kembali kematangan dan ketajaman mereka, terutama lewat trio Calafiori-Havertz-Ødegaard yang saling melengkapi.
Dengan hasil ini, Arsenal meraih gelar Community Shield ke-17 dalam sejarah klub, sementara Man City harus menunda ambisi meraih trofi pertama di bawah pelatih baru. Tantangan sesungguhnya baru saja dimulai.















