Home Berita Nasional Maling Curi Tas di Toilet Mal Jakpus, Korban Baru Sadar Setelah BAB

Maling Curi Tas di Toilet Mal Jakpus, Korban Baru Sadar Setelah BAB

Sumbawanews.com,- Seorang pria menjadi korban pencurian di toilet lantai LG sebuah mal di Jakarta Pusat, setelah meninggalkan tas berisi dokumen penting di belakangnya saat buang air besar. Tas berwarna hijau itu raib dalam hitungan menit, saat korban sedang tidak mengawasi barang bawaannya.

Kejadian terjadi pada Jumat malam, 12 Juni 2026, sekitar pukul 20.16 WIB. Menurut keterangan Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, korban yang tidak disebutkan identitasnya meletakkan tas di lantai tepat di belakang tubuhnya saat menggunakan bilik toilet. Setelah selesai, ia kaget menemukan tasnya telah hilang tanpa jejak.

Dalam tas tersebut terdapat sejumlah barang berharga: dompet berisi uang tunai, KTP, STNK mobil, NPWP, kartu ATM dari beberapa bank swasta dan Himbara, serta kartu asuransi kesehatan. Semua dokumen itu berpotensi disalahgunakan untuk keperluan ilegal, termasuk identitas palsu dan transaksi keuangan.

Polisi langsung merespons dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV di sekitar area toilet. Tim Opsnal Reskrim juga memeriksa seluruh titik akses keluar masuk, termasuk jalur koridor dan tangga darurat, untuk mengidentifikasi kemungkinan gerak pelaku. Hingga kini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan.

“Kasus ini mengingatkan kita bahwa keamanan pribadi tidak boleh diabaikan, bahkan di tempat yang dianggap aman seperti toilet publik,” ujar Dhimas. Ia menambahkan, pelaku diduga beraksi secara cepat dan terencana, memanfaatkan kesempatan saat toilet sepi dan korban fokus pada kebutuhan pribadinya.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi pengunjung mal dan fasilitas umum lainnya untuk tidak meninggalkan barang bawaan tanpa pengawasan, bahkan sejenak. Petugas juga mengimbau agar masyarakat segera melapor jika mengalami kehilangan serupa, agar rekaman CCTV bisa segera diolah dan pelaku bisa dilacak sebelum meninggalkan kawasan.

Pihak manajemen mal menyatakan akan meningkatkan pengawasan di area toilet dan memasang tanda peringatan tentang keamanan barang pribadi. Sementara itu, korban kini sedang berkoordinasi dengan pihak bank dan instansi terkait untuk memblokir kartu-kartu yang hilang dan mencegah penyalahgunaan data pribadinya.

Kasus ini menjadi sorotan publik, mengingat semakin maraknya aksi pencurian yang memanfaatkan momen kelemahan manusia—bukan kecerdikan teknologi, tapi ketidaksadaran akan risiko sehari-hari.

Previous articlePraktik Hacker Bayaran Ancam Demokrasi Indonesia
Next articleTarget Wisman 2027: 19,1 Juta Kunjungan
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.