Sumbawa Barat, sumbawanews.com,- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Maluk yang beralamat di Jalan Lala Jinis, Desa Bukit Damai, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, menghadirkan program unggulan SIAGA REMAJA (Sosialisasi Agama Cegah Kenakalan dan Nikah Dini Remaja) sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan moral generasi muda. Program ini dirancangkan untuk seluruh jenjang pendidikan tingkat menengah di Kecamatan Maluk, mencakup seluruh SMA/SMK serta SMP/MTs yang ada di wilayah tersebut.
Program SIAGA REMAJA mulai dijalankan sejak Oktober 2025 dan telah menyentuh berbagai sekolah, termasuk SMAIT Bina’ul Ummah Maluk, SMKN 1 Maluk, MTs NW Maluk, dan terbaru di SMPIT Bina’ul Ummah Maluk pada 20 November 2025. Kehadiran program ini memberikan suasana baru dalam bentuk pembinaan yang lebih dekat, relevan, dan sesuai kebutuhan remaja masa kini.
Sistem penyuluhan disusun dengan pendekatan komunikatif.
Para penyuluh agama Islam KUA Maluk, yaitu Muslim, S.Pd dan Nurmiati, M.Sos, memberikan materi mengenai risiko kenakalan remaja, dinamika pergaulan di era digital, serta dampak serius pernikahan dini pada masa depan pelajar disertai upaya preventif melalui pendekatan religius.
Pemaparan materi dilakukan dengan dialog terbuka, sesi tanya jawab, dan aktivitas interaktif yang dirancang agar siswa mudah memahami sekaligus merasa nyaman menyampaikan pandangan maupun kegelisahan mereka.
Kepala KUA Maluk, Abdul Manan, S.HI menegaskan bahwa program ini hadir sebagai respon nyata atas kebutuhan pembinaan moral di tingkat remaja.“SIAGA REMAJA kami canangkan untuk membekali pelajar dengan kekuatan akhlak dan kesadaran diri. Remaja perlu memahami tantangan di sekitar mereka, perlu tahu risiko kenakalan dan pernikahan dini, dan perlu mendapatkan bimbingan yang tepat. KUA Maluk ingin berdiri bersama para pelajar, menjadi mitra yang siap membimbing, bukan hanya sebagai lembaga formal,” ujarnya.
Program SIAGA REMAJA mendapat sambutan positif dari sekolah dan para siswa. Kehadirannya memberi ruang edukasi yang mampu menyentuh kondisi psikologis remaja, mengarahkan mereka untuk berpikir jernih, serta membantu mereka membangun karakter religius dan tangguh dalam menghadapi tekanan sosial.
KUA Maluk berharap program ini menjadi pijakan penting bagi terciptanya generasi muda yang berakhlak, berwawasan, dan siap menghadapi masa depan dengan keyakinan dan sikap yang lebih matang.













