Home Berita Olah Raga Korea Selatan Kalah dari Afrika Selatan, Pelatih Menanggung Beban Kegagalan

Korea Selatan Kalah dari Afrika Selatan, Pelatih Menanggung Beban Kegagalan

Sumbawanews.com,- Pertandingan persahabatan antara Korea Selatan dan Afrika Selatan yang berakhir 1-2 di Stadion Suwon, 14 Agustus 2023, memicu gelombang kritik tajam terhadap pelatih kepala Lee Kang-in. Meski hanya uji coba, kekalahan ini menjadi sorotan tajam mengingat Korea Selatan gagal menunjukkan kedisiplinan taktis dan ketajaman serangan yang seharusnya menjadi ciri khas timnya di level internasional.

Lee, yang menjabat sejak awal 2023 setelah menggantikan Paulo Bento, menjadi sasaran utama amarah fans dan analis. Dalam konferensi pers pasca-laga, ia secara terbuka mengakui tanggung jawab penuh atas kekalahan tersebut. “Ini bukan kesalahan pemain tunggal. Ini kesalahan saya sebagai pelatih — dalam pemilihan formasi, penggantian pemain, dan pengelolaan tekanan di menit-menit kritis,” ujarnya dengan suara tertahan.

Dua gol Afrika Selatan datang dari serangan balik mematikan di menit ke-32 dan ke-78, sementara gol balasan Korea hanya mampu dicetak oleh penyerang muda Kim Tae-hyun pada menit ke-51. Tim asuhan Lee tampak kaku dalam transisi pertahanan ke serangan, dan sering kali kehilangan kontrol bola di tengah lapangan akibat kesalahan passing yang berulang.

Pemain kunci seperti Hwang Hee-chan dan Son Heung-min, yang biasanya menjadi ujung tombak, justru terisolasi sepanjang laga. Analis sepak bola lokal menilai, strategi 4-2-3-1 yang diterapkan Lee terlalu konservatif, sehingga membiarkan Afrika Selatan menguasai ritme permainan.

Kekalahan ini semakin memperburuk citra timnas Korea Selatan yang sedang berusaha bangkit pasca-penampilan memprihatinkan di Piala Dunia 2022. Dengan kualifikasi Piala Dunia 2026 masih jauh, laga ini menjadi tolok ukur awal seberapa siap tim ini menghadapi tantangan di benua Asia dan dunia.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA), Kim Hee-chan, menyatakan bahwa kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh, tetapi menegaskan bahwa Lee tetap mendapat kepercayaan penuh untuk melanjutkan tugasnya. “Kami percaya pada visinya. Tapi kami juga menuntut hasil. Ini bukan akhir, tapi awal dari perbaikan besar,” ujar Kim.

Sementara itu, pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, memuji semangat timnya. “Kami tidak datang hanya untuk bertahan. Kami datang untuk menang — dan kami membuktikannya,” katanya usai laga. Kemenangan ini menjadi kado manis bagi Broos, yang baru saja memimpin Bafana Bafana setelah menggantikan Jason Kutumane pada awal 2023.

Dengan hasil ini, Korea Selatan kini menghadapi tekanan ekstra menjelang laga berikutnya melawan Jepang pada 7 September mendatang — sebuah pertandingan yang akan menentukan arah kebijakan timnas dalam beberapa bulan ke depan.

Previous articleJohn Herdman Bidik Dominasi Asia Tenggara, Bukan Hanya Gelar AFF 2026
Next articleCristiano Ronaldo Akhiri Puasa Gol di Piala Dunia 2026