Sumbawanews.com,- Media Vietnam, The Thao247, memperhatikan dengan cermat ambisi strategis pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang jauh melampaui sekadar mengejar trofi Piala AFF 2026. Menurut laporan tersebut, pelatih asal Kanada itu sedang membangun sebuah proyek transformasi jangka panjang bagi sepak bola Indonesia—dengan turnamen regional sebagai batu uji utama, bukan tujuan akhir.
Sejak mengambil alih kendali tim pada 2023, Herdman telah mengubah pola pikir skuad Garuda. Kemenangan telak 3-0 atas Oman dan kemenangan tipis 1-0 atas Mozambik dalam ajang FIFA Matchday Juni 2026 bukan sekadar hasil positif—mereka adalah bukti bahwa pendekatan baru mulai berbuah. Gol-gol dari Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen menunjukkan keberagaman talenta yang kini menjadi ciri khas tim, baik dari pemain naturalisasi maupun produk akademi domestik.
Namun, yang paling menarik perhatian media Vietnam adalah pergeseran filosofi. Di masa lalu, Piala AFF sering dijadikan ajang pemberian kesempatan kepada pemain muda atau eksperimen tak serius. Kini, Herdman memandang turnamen ini sebagai panggung untuk menilai sejauh mana pemain-pemain lokal—yang berlaga di Liga 1—mampu bersaing dengan kekuatan regional. “Ini bukan lagi soal pengalaman, tapi soal bukti,” tulis The Thao247.
Dengan keberadaan pemain-pemain berkaliber Eropa seperti Romeny dan Hubner, serta kian banyaknya talenta muda yang menunjukkan kemajuan signifikan di level klub, Herdman ingin memastikan bahwa posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama Asia Tenggara bukan lagi mimpi, tapi target terukur. Turnamen AFF 2026 menjadi ujian pertama dalam rencana lima tahun yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai tim yang tidak hanya kompetitif, tapi juga ditakuti di kawasan.
Media itu menyoroti bahwa perubahan ini bukan hanya soal taktik atau pemain, tapi budaya. Herdman mendorong tim untuk bermain dengan kepercayaan diri yang sebelumnya jarang terlihat—tanpa mengandalkan keberuntungan atau keunggulan individu semata. Ia ingin tim ini dianggap sebagai tim yang punya identitas, disiplin, dan visi besar.
Dalam konteks ini, kemenangan di AFF 2026 memang menjadi target, tapi bukan satu-satunya. Bagi Herdman, juara AFF adalah langkah pertama dalam perjalanan menuju konsistensi di level Asia—dan pada akhirnya, menjadi tim yang mampu bersaing di pentas dunia. Indonesia, menurut analisis The Thao247, kini tidak lagi menjadi tim yang hanya ingin bertahan. Mereka sedang berlari menuju puncak.















