Home Berita Nasional Kopassus Latihan Siaga di Pusat Pemerintahan Bogor

Kopassus Latihan Siaga di Pusat Pemerintahan Bogor

Sumbawanews.com,- Satuan elit TNI Angkatan Darat, Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, melaksanakan latihan kesiapsiagaan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor, Cibinong, pada Senin lalu. Latihan yang berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya ini dihadiri langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama seluruh jajaran Forkopimda, menandai eratnya sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah.

Komandan Batalyon 13, Letkol Inf Gery Heikal Cholid, menyatakan bahwa latihan ini bukan sekadar rutinitas militer, melainkan ujian nyata terhadap kesiapan operasional satuan yang baru saja meraih predikat terbaik dalam kategori Parako tahun ini. “Alhamdulillah, para prajurit kami berlatih tanpa henti—mulai dari tembak tembak, ketahanan fisik, hingga taktik raid cepat. Mereka siap bergerak kapan pun dan di mana pun dibutuhkan,” ujar Gery di sela-sela observasi latihan.

Bupati Rudy, yang meninjau langsung simulasi penjagaan dan respons cepat terhadap ancaman potensial, menekankan bahwa kehadiran Kopassus di tengah pusat pemerintahan bukanlah simbolisasi belaka. “Kita bukan hanya pejabat yang duduk di balik meja. Kita adalah abdi masyarakat yang harus siap merespons krisis, baik bencana, konflik, maupun ancaman keamanan. Kolaborasi ini adalah tulang punggung ketahanan wilayah,” tegasnya.

Dengan populasi lebih dari 6,1 juta jiwa dan dinamika sosial yang kompleks, Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah strategis yang memerlukan koordinasi lintas sektor yang solid. Keberadaan satuan-satuan seperti Batalyon 13 Kopassus dan unit Kostrad di wilayah ini dianggap sebagai aset strategis dalam pendekatan teritorial—bukan hanya untuk pertahanan, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan sosial dan infrastruktur daerah.

Latihan yang berlangsung di halaman kantor bupati dan sekitar gedung pemerintahan itu mencakup pengamanan titik vital, infiltrasi cepat, serta komunikasi darurat antara militer dan sipil. Tak ada skrip, tak ada panggung—hanya prajurit yang bergerak dengan disiplin tinggi, didampingi petugas pemadam kebakaran, BPBD, dan kepolisian setempat sebagai bagian dari simulasi respons bersama.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa kerja sama semacam ini akan terus diperkuat melalui latihan rutin berkala, bukan hanya menjelang momen tertentu. “Kesiapsiagaan bukanlah pilihan, tapi kewajiban. Dan kita semua—militer, sipil, dan masyarakat—adalah satu kesatuan dalam menjaga keutuhan dan kesejahteraan Bogor,” tutup Rudy.

Latihan ini menjadi bukti nyata bahwa pertahanan negara tidak hanya berdiri di garis depan, tapi juga di jantung pemerintahan—di mana keamanan dan pelayanan publik menjadi satu kesatuan tak terpisahkan.

Previous articleMakna Hari Raya Idul Adha: Momentum Keikhlasan, Pengorbanan dan Kepedulian Sosial
Next article**Nyaris Ditembak Saat Sholat Idul Adha**
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik