Home Berita Internasional Khamenei Tegaskan Penghentian Serangan Israel di Lebanon Jadi Syarat Perdamaian AS-Iran

Khamenei Tegaskan Penghentian Serangan Israel di Lebanon Jadi Syarat Perdamaian AS-Iran

Sumbawanews.com,- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat hanya mungkin terwujud jika Israel menghentikan seluruh serangan militer di Lebanon. Pernyataan itu disampaikan Khamenei melalui unggahan di platform X pada Minggu, 26 Juli 2026, di tengah upaya diplomasi yang terhambat antara Teheran dan Washington.

Iran menetapkan penghentian mutlak agresi Israel sebagai syarat utama dalam setiap kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang dipaksakan oleh AS. Dalam serangkaian unggahan lainnya, Khamenei menegaskan dukungan Republik Islam Iran terhadap Hizbullah, mantan pemimpinnya Hassan Nasrallah, serta masyarakat Lebanon Selatan, yang menjadi sasaran utama serangan Israel. Ia menyebut pembelaan terhadap Hizbullah sebagai mandat strategis negaranya.

Kesepakatan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel, yang dimediasi AS dan ditandatangani pada Juni 2026, gagal diimplementasikan karena tidak mencantumkan jadwal penarikan pasukan Israel. Iran dan Hizbullah, yang tidak dilibatkan dalam perundingan, menolak kesepakatan tersebut. Hingga Minggu, pasukan Israel masih mengoperasikan buldoser, menembakkan artileri, dan melakukan penyisiran di wilayah Lebanon Selatan, sementara proses serah terima kedaulatan oleh Angkatan Bersenjata Lebanon terhambat.

Konflik ini bermula pada Maret 2026, setelah Hizbullah menyerang wilayah utara Israel sebagai respons atas kematian Ali Khamenei pada 28 Februari dan serangan harian Israel ke Lebanon. Hizbullah menyatakan serangan Israel melanggar gencatan senjata sebelumnya yang berlaku hingga 2024. Menurut data PBB, Israel telah melanggar gencatan senjata lebih dari 10.000 kali. Di Lebanon, sedikitnya 4.329 orang tewas, sementara di pihak Israel, 37 tentara dan empat warga sipil dilaporkan tewas.

Previous articleJFC 2026 Tampilkan Kostum Kolosal dengan Pesan Kemanusiaan dan Lingkungan
Next articleIndonesia Hadapi Kamboja di Pembuka Piala AFF 2026 di Pakansari