Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Kanada, Jesse Marsch, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Maroko dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi Kanada, yang untuk pertama kalinya lolos ke babak tersebut setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0 di babak 32 besar. Maroko, juara grup dan tim paling impresif di turnamen ini, menjadi lawan tersulit yang pernah dihadapi Les Rogues sepanjang Piala Dunia 2026, setelah menyingkirkan Belanda dengan performa luar biasa.
Marsch mengakui kekuatan Maroko yang memiliki organisasi permainan tinggi, kepercayaan diri, dan hampir tanpa kelemahan. Ia menyebut tim asal Afrika itu sebagai patokan kualitas yang ingin dicapai Kanada. Namun, ia menekankan bahwa rasa takut tidak pernah menghinggapi skuadnya. “Kami tidak takut. Kami sama sekali tidak takut. Justru kami sangat antusias menghadapi tantangan ini,” tegas Marsch dalam konferensi pers jelang laga.
Kanada, yang tampil sebagai tuan rumah sepanjang turnamen, berambisi melangkah lebih jauh dari sekadar babak 16 besar. Pencapaian ini menjadi sejarah baru bagi sepak bola Kanada, yang sebelumnya belum pernah tembus ke putaran kedua Piala Dunia sejak 1986. Dengan dukungan penuh dari suporter di rumah sendiri, Marsch menekankan bahwa timnya siap menguji batas kemampuan demi mengejar mimpi lolos ke perempat final untuk pertama kalinya.
Laga antara Kanada dan Maroko akan menjadi ujian sekaligus momen puncak bagi generasi emas sepak bola Kanada, yang kini berkesempatan membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tuan rumah, tapi tim yang mampu bersaing dengan raksasa dunia.















