Home Berita Olah Raga Jurgen Klopp Tuding Intervensi Politik Picu Kontroversi Kartu Merah Balogun

Jurgen Klopp Tuding Intervensi Politik Picu Kontroversi Kartu Merah Balogun

Sumbawanews.com,- Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengkritik tajam keputusan FIFA yang membatalkan hukuman kartu merah terhadap striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, menyusul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump secara pribadi menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino. Keputusan itu memungkinkan Balogun tetap bermain di laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia, meski sebelumnya telah menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Bosnia-Herzegovina di fase 32 besar.

Klopp, yang kini bertindak sebagai komentator Piala Dunia untuk MagentaTV dan menjadi kandidat kuat pelatih timnas Jerman, menyebut tindakan tersebut sebagai ancaman terhadap integritas sepak bola. “Jika Trump dan Infantino benar-benar mengatur semua ini di antara mereka sendiri, itu gila. Hal ini mempertanyakan integritas dari segalanya,” ujarnya. “Ini adalah permainan kami, bukan permainan mereka. Dua orang ini, yang sama sekali tidak tahu apa-apa tentang sepak bola, seharusnya tidak boleh ikut campur.”

Menurut laporan AFP, Komite Disiplin FIFA menggunakan Pasal 27 Kode Disiplin untuk menangguhkan hukuman larangan bermain satu pertandingan selama satu tahun masa percobaan, sebuah langkah yang memicu kemarahan di kalangan otoritas sepak bola dunia. UEFA secara tegas menyatakan bahwa FIFA telah “melampaui batas merah,” sementara Presiden Asosiasi Sepak Bola Jerman, Bernd Neuendorf, menuntut klarifikasi resmi atas dugaan intervensi politik dari Gedung Putih.

Klopp mengakui bahwa pelanggaran Balogun memang layak mendapat kartu merah, namun ia menyayangkan nasib sang pemain yang tidak bermaksud melanggar aturan. “Aturan tetaplah aturan. Kami semua pernah menderita akibat keputusan yang salah, tetapi kita belajar untuk hidup bersama keputusan itu.”

Hingga kini, baik FIFA maupun pihak Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan percakapan telepon antara Trump dan Infantino. Sementara itu, timnas Belgia menyatakan tengah mempelajari semua opsi hukum atas keputusan kontroversial ini menjelang laga krusial di Seattle Stadium.

Previous articleKartu Merah Balogun Ditangguhkan, Belgia Berhak Ajukan Banding
Next articleErling Haaland Cetak 7 Gol, Norwegia Tumbangkan Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026