Sumbawanews.com,- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk mengikuti jadwal yang telah ditetapkan selama perjalanan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Hal ini bertujuan agar proses ibadah berjalan lancar dan aman.
Jemaah mulai diberangkatkan secara bertahap dari hotel masing-masing pada Senin (25/5) sesuai dengan tanggal 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Kemenhaj meminta jemaah tidak bergerak sendiri atau mendahului rombongan, melainkan mematuhi arahan petugas kloter, sektor, dan pembimbing ibadah.
Perjalanan menuju Arafah dilakukan dalam tiga tahap, yakni pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi. Kemenhaj juga mengingatkan jemaah untuk mematuhi ketentuan ihram, seperti tidak mengenakan pakaian berjahit ketat bagi laki-laki dan tidak menutup wajah dengan cadar bagi perempuan.
Selain itu, jemaah diharapkan menjaga kesehatan dengan istirahat cukup, makan teratur, dan menghindari aktivitas berlebihan. Kemenhaj telah menyiagakan pos kesehatan di Arafah dan Mina serta menempatkan 657 petugas untuk memastikan layanan berjalan optimal.
Jemaah yang mengalami masalah kesehatan diminta segera melapor ke petugas terdekat. Kemenhaj juga mengajak seluruh jemaah saling membantu selama menjalani rangkaian ibadah haji.















