Sumbawanews.com,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Jakarta pada Jumat berjalan dengan pola yang relatif stabil, namun dengan perbedaan signifikan di akhir hari. Pagi hingga siang, langit seantero Ibu Kota tampak cerah berawan, dengan sinar matahari yang masih menembus tipisnya awan. Suhu udara berkisar antara 26 hingga 31 derajat Celsius, membuat aktivitas pagi tetap nyaman meski kelembapan mulai meningkat.
Memasuki siang hari, cuaca tetap bertahan di kondisi cerah berawan, namun suhu mencapai puncaknya di angka 34 derajat Celsius—tingkat tertinggi sepanjang hari. Panas yang menyengat ini menjadi tantangan tersendiri bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, terutama di kawasan padat seperti Sudirman, Thamrin, atau Jakarta Timur.
Sore harinya, perubahan mulai terlihat. Seluruh wilayah Jakarta berubah menjadi berawan, dengan awan tebal perlahan menutupi cakrawala. Namun, pengecualian terjadi di Kabupaten Kepulauan Seribu, di mana kondisi berawan tebal lebih dominan, menandakan potensi peningkatan kelembapan yang lebih tinggi dibandingkan daratan utama.
Malam hari, cuaca kembali menenangkan. Langit berubah menjadi cerah berawan hingga berawan, dengan suhu tetap hangat di kisaran 30 derajat Celsius. Kecepatan angin secara umum masih rendah, berkisar 6–10 kilometer per jam, namun di Kepulauan Seribu angin bertiup lebih kencang, mencapai 18 km/jam—potensi faktor yang bisa mempercepat penguapan dan memengaruhi kondisi laut di sekitar pulau-pulau.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan mendadak, terutama di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Meski tak ada prediksi hujan, kelembapan tinggi dan angin kencang di Kepulauan Seribu perlu diperhatikan bagi nelayan dan wisatawan yang berencana beraktivitas di laut. Sementara itu, warga perkotaan disarankan tetap mengonsumsi cukup air dan menghindari paparan sinar matahari langsung saat puncak panas siang hari.

















