Sumbawanews.com,- Kapuspen TNI, Brigjen Muhammad Nas, membantah tegas isu bahwa personel TNI mendatangi Polda Metro Jaya pada Kamis, 9 Juli 2026. Pernyataan itu disampaikan sebagai respons terhadap kabar yang beredar menyusul serangkaian penggeledahan yang dilakukan Polri di 12 lokasi terkait penyidikan tiga kasus dugaan korupsi, yakni pengadaan batu bara di PLN, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel. Nas menegaskan, tidak ada satupun prajurit TNI yang datang ke kantor polisi itu. Ia juga menjelaskan bahwa pengamanan terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, di kediamannya di Kebayoran Baru pada Rabu, 8 Juli 2026, dilakukan oleh TNI atas permintaan resmi dari Kejaksaan, bukan sebagai bentuk intervensi terhadap proses hukum.















