Sumbawanews.com,- Tiga warga Palestina dari satu keluarga tewas dalam serangan drone Israel di Al-Qarara, sebelah timur laut Khan Yunis, Jalur Gaza, pada Jumat, 28 Agustus 2026. Menurut sumber medis di Rumah Sakit Nasser, ketiga korban—dua bersaudara dan seorang sepupu—adalah petani yang sedang berkumpul di depan rumah mereka saat diserang. Kantor berita Palestina WAFA mengonfirmasi identitas korban sebagai anggota keluarga Abdeen. Serangan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025, namun Israel terus melakukan serangan udara, tembakan artileri, dan penembakan dari kapal perang di berbagai titik di Gaza. Di Gaza tengah, seorang warga terluka akibat tembakan militer Israel di timur Deir al-Balah, sementara di selatan Khan Yunis, kapal perang Israel menembaki garis pantai. Sejak gencatan senjata diberlakukan, lebih dari 1.300 warga Palestina tewas dan 4.336 lainnya luka-luka akibat serangan Israel. Total korban sejak 7 Oktober 2023 mencapai 73.438 jiwa tewas dan 174.447 orang terluka, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Serangan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump pada 17 Agustus 2026 menyerukan Israel agar menghentikan serangan di Gaza.















