Sumbawanews.com,- Iran dan Oman telah menyetujui pembentukan jalur transit sementara selebar tujuh mil (sekitar 11,3 kilometer) di Selat Hormuz, sebagai upaya mengatur lalu lintas maritim secara terbatas. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi kesepakatan itu pada 24 Agustus 2026, menekankan bahwa jalur ini tidak berarti pembukaan kembali selat strategis tersebut. Ia menjelaskan bahwa kapal yang melintas akan tetap melewati perairan teritorial Iran baik saat masuk maupun keluar, dan Iran mempertahankan kendali penuh atas seluruh aktivitas di wilayah itu. Gharibabadi menegaskan, Selat Hormuz tetap ditutup hingga Amerika Serikat memenuhi seluruh komitmen dalam MoU Islamabad, termasuk pencabutan blokade, penghentian perang di semua lini, dan penyelesaian konflik di Yaman. Perundingan teknis lanjutan antara kedua negara akan berlangsung selama 30 hingga 60 hari untuk menentukan rute permanen, sementara pengaktifan jalur sementara ini juga akan berdampak pada penutupan rute selatan. Ia membantah laporan bahwa kapal-kapal sudah mulai melintasi jalur baru, dan menegaskan bahwa keputusan ini adalah bagian dari strategi keamanan nasional Iran yang tidak bisa ditafsirkan sebagai konsesi terhadap tekanan asing.
Home Berita Internasional Iran dan Oman Sepakati Jalur Transit Sementara di Selat Hormuz, Teheran Tegaskan...















