Sumbawanews.com,- Indonesia meraih gelar juara umum pada Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 yang berlangsung di Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Jakarta, dari 1 hingga 5 Agustus 2026. Dengan total 26 medali—terdiri dari lima emas, empat perak, dan 17 perunggu—kontingen tuan rumah unggul jauh dari pesaing lain. Medali emas pertama diraih Muhammad Hafiz Fachrur Rhozy di nomor Poomsae U30 Men’s Individual Recognize, diikuti oleh Azka Hannayaka yang menyumbang emas kedua lewat Poomsae U30 Mixed Pair Recognize. Andi Sultan menambah koleksi emas ketiga untuk Indonesia di Poomsae O17 Men’s Individual Freestyle. Di cabang tarung Kyorugi, Muhammad Raihan Fadila merebut emas di kelas -80kg putra, sementara Aqila Ramadani menyegel emas kelima di kelas -57kg putri.
Filipina menempati posisi kedua dengan 14 medali (empat emas, dua perak, delapan perunggu), sementara Australia berada di peringkat tiga dengan empat emas, satu perak, dan tiga perunggu. Korea Selatan, negara asal taekwondo, hanya mampu menduduki peringkat tujuh dengan satu emas dan tiga perak. Turnamen yang diikuti 531 atlet dari 36 negara ini berstatus World Taekwondo (WT) G2. Di level tertinggi WT G1, Korea Selatan tetap mendominasi Asia dengan 223 emas, jauh di atas Taiwan yang berada di posisi kedua dengan 43 emas.















