Home Berita Nasional Indonesia dan Belarus Perkuat Kerja Sama di Tujuh Bidang Strategis

Indonesia dan Belarus Perkuat Kerja Sama di Tujuh Bidang Strategis

Sumbawanews.com,- Pemerintah Indonesia dan Belarus menandatangani tujuh perjanjian kerja sama bilateral dalam kunjungan resmi Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko ke Jakarta pada Kamis, 3 Juli 2026. Penandatanganan dilakukan di Istana Merdeka, di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat tinggi kedua negara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, kesepakatan tersebut mencakup kerangka kerja sama jangka panjang hingga kolaborasi teknis di sektor strategis. Pertama, kedua negara meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 sebagai panduan strategis lima tahun ke depan.

Kedua, Kementerian Perindustrian Indonesia dan Kementerian Industri Belarus menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama di bidang industri. Ketiga, perjanjian mencakup kerja sama di bidang kebudayaan, jasa keuangan, dan kesehatan melalui Nota Kesepahaman antar otoritas terkait.

Keempat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Akademi Ilmu Pengetahuan Belarus menandatangani Perjanjian Kerja Sama Ilmiah dan Teknis untuk memperdalam kolaborasi riset dan inovasi. Kelima, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Indonesia dan Departemen Pemantauan Keuangan Belarus sepakat memperkuat pertukaran intelijen dalam pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan proliferasi senjata pemusnah massal.

Keenam, Komite Akreditasi Nasional (KAN) Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman dengan mitra Belarus di bidang akreditasi nasional. Ketujuh, kedua pihak menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia–Uni Ekonomi Eurasia (IEAEU FTA), yang akan memberikan akses bebas bea masuk bagi sekitar 90 persen produk Indonesia ke pasar Belarus setelah proses ratifikasi selesai.

Dalam keterangan pers bersama, Presiden Prabowo menyatakan bahwa kunjungan Lukashenko mencerminkan semakin eratnya hubungan persahabatan antara kedua negara. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kedatangan Presiden Lukashenko ke Indonesia, yang merupakan kunjungan pertamanya dalam lebih dari 13 tahun terakhir. Belarus, menurut Prabowo, tetap menjadi mitra dagang strategis Indonesia di kawasan Uni Ekonomi Eurasia.

Previous articleGunung Merapi Masih Siaga, Pendakian Dilarang Karena Viral Ajakan
Next article13 Tim Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Babak 32 Besar