Sumbawanews.com,- Jakarta – Satgas PRR memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) komunal bagi korban bencana di Sumatera akan berlokasi di area aman dari risiko bencana. Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menyatakan pihaknya sedang mempercepat penyiapan lahan yang memenuhi kriteria keamanan.
Tito menjelaskan, proses pembangunan huntap komunal oleh Kementerian PUPR masih dalam tahap peninjauan lahan. Langkah ini penting untuk memastikan kepastian hukum dan keselamatan lokasi dari potensi bencana. “Kami akan berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memverifikasi keamanan lahan,” ujarnya.
Satgas PRR juga bekerja sama dengan Kementerian ATR/BPN dan pemerintah daerah untuk mengatasi kendala lahan, termasuk yang berstatus HGU. Pembangunan huntap menjadi prioritas dalam Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi 2026-2028 dengan anggaran Rp7,4 triliun.
Tito menargetkan seluruh huntap bisa selesai maksimal 2027 agar penyintas tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara. “Semakin cepat mereka mendapatkan hunian layak, semakin baik,” tegasnya.















