Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bulog Sumbawa memperkirakan, harga hasil produksi pertanian di Kabupaten Sumbawa khususnya beras dan gabah masih tinggi saat panen raya mendatang. Dengan mempertimbangkan banyaknya permintaan, banyaknya pasar, dan serapan oleh Bulog sendiri.
“Mengenai harga, pada saat ini akan bersaing. Karena permintaan banyak, pasar banyak, Bulog juga menyerap. Jadi harga tinggi saat ini,” kata Omar Syarif, Pimpinan Cabang Kantor Bulog Sumbawa, di ruang kerjanya Senin (05/12).
Ia menjelaskan, Bulog Pusat menyampaikan, masih kesulitan untuk memasok beras dalam gurang. Disebabkan pasokan kurang, produksi juga kurang, dan harga saat ini tinggi.
“Kami membutuhkan pasokan untuk kita simpan di dalam gudang. Maka situasi ini, teman-teman petani bisa mendapatkan hasil yang diinginkan,” ucapnya.
Disebutkan, kekurangan stok Bulog saat ini, memungkinkan harga tetap tinggi hingga panen mendatang. “Maka pada saat panen mendatang masih memungkinkan harga itu tinggi, karna banyaknya kebutuhan. Baik dari pasar, konsumen, dan dari bulog sendiri. Dan ini akan berebut nanti untuk hasil panen mendatang. Jadi saat ini adalah waktu yang tepat untuk petani menanam sebanyak-banyaknya,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk Rata-rata Harga Gabah Bulanan menurut Kualitas, Komponen dan HPP di Tingkat Petani tahun 2022, pada November 2022 Rp 5.397,38 untuk gabag kering panen. Sedangkan Gabah kering guling Rp 5.785,25 dan harga gabah luar kualitas Rp 5.021,47. (Using)

















