Sumbawanews.com,- Pembukaan pra-pemesanan Grand Theft Auto VI (GTA VI) memicu lonjakan signifikan dalam pendapatan, dengan estimasi mencapai US$1 miliar hanya dalam satu jam. Angka ini, yang belum dikonfirmasi resmi oleh Rockstar Games atau Take-Two Interactive, didasarkan pada pergerakan pasar dan tren penjualan sejak rilisnya fitur pre-order pada 5 Juli 2026. Kenaikan permintaan juga mendorong saham Take-Two Interactive naik hampir 3 persen di awal perdagangan. Jika terbukti, capaian ini melampaui rekor pendapatan awal Grand Theft Auto V yang membutuhkan tiga hari untuk mencapai angka serupa pada 2013.
Estimasi pendapatan US$1 miliar berasal dari penjualan lebih dari 39 juta kopi game, dengan harga edisi standar sebesar US$79,99 dan Ultimate Edition senilai US$99,99. Game yang dijadwalkan rilis pada 19 November 2026 ini mengusung latar Vice City dan negara bagian fiktif Leonida, mengikuti kisah dua karakter utama, Jason Duval dan Lucia Caminos, yang digambarkan sebagai Bonnie dan Clyde generasi baru. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pengembang mengenai angka pasti pra-pemesanan atau pendapatan yang terkumpul.















