Sumbawanews.com,- Sejumlah siswa yang tinggal dalam zona sekolah negeri terdekat di Kota Palu ditolak masuk pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP, mengancam hak mereka atas pendidikan. Legislator Partai Perindo Marselinus menilai hal ini sebagai kegagalan sistem yang membebani keluarga miskin, yang tak mampu membiayai sekolah swasta. Ia menegaskan, anak-anak yang memenuhi syarat zonasi justru terabaikan oleh administrasi, sementara Dinas Pendidikan Kota Palu belum melakukan verifikasi lapangan terhadap dugaan penyimpangan aturan. Marselinus mendesak evaluasi menyeluruh segera dilakukan agar tidak ada hak dasar anak yang dirampas hanya karena kesalahan prosedur.















