Sumbawanews.com,- Gennaro Gattuso secara resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Lazio mulai musim depan, menggantikan Maurizio Sarri yang pindah ke Atalanta. Keputusan ini diumumkan langsung oleh manajemen klub ibu kota Italia, yang melihat pengalaman dan semangat juang sang eks gelandang timnas sebagai kunci pemulihan performa tim setelah gagal meraih kualifikasi kompetisi Eropa musim lalu.
Gattuso, yang baru saja diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Italia pada Maret 2026 setelah gagal membawa Azzurri lolos ke Piala Dunia 2026, menandatangani kontrak dua tahun dengan Lazio. Klub yang finis di posisi kesembilan Serie A musim lalu berharap kehadirannya bisa mengembalikan disiplin dan semangat tempur yang menjadi ciri khasnya selama karier sebagai pemain.
Ini adalah klub kelima di Italia yang dilatih Gattuso, setelah Pisa, Palermo, AC Milan, dan Napoli. Secara keseluruhan, ia telah menangani 10 tim berbeda di lima negara selama 13 tahun karier kepelatihannya, termasuk Marseille, Valencia, dan Hajduk Split. Dengan reputasi sebagai pelatih yang tegas, berorientasi pada pertahanan, dan mampu membangkitkan semangat tim, Lazio percaya ia mampu mengubah nasib klub yang sempat menjadi pesaing gelar di era 2010-an.
Dalam pernyataan resmi, Lazio menyebut Gattuso sebagai sosok yang “berpengalaman, profesional, dan penuh tekad” yang diyakini akan berkontribusi signifikan dalam mencapai tujuan olahraga klub. Penunjukan ini sekaligus menandai kembalinya Gattuso ke Serie A setelah masa singkatnya di tim nasional — sebuah langkah yang diharapkan bisa memulihkan kredibilitasnya di level klub.
Bagi para suporter Lazio, tantangan besar menanti: apakah kegigihan Gattuso mampu mengubah tim yang kini terjebak di tengah klasemen menjadi kekuatan baru di Liga Italia? Atau justru akan menjadi babak baru dalam siklus pergantian pelatih yang tak kunjung menemukan stabilitas?
Sementara itu, Sarri, yang ditinggalkan Lazio, telah dikonfirmasi akan memimpin Atalanta musim depan, menutup satu babak besar pergolakan kepelatihan di Serie A yang memicu perubahan besar di dua klub besar ibu kota dan tim timur laut.















