Sumbawanews.com,- Sebanyak 88 persen organisasi mengaku mengalami gangguan operasional dan keamanan akibat penggunaan kecerdasan buatan tanpa izin yang dikenal sebagai shadow AI. Untuk mengatasi ancaman ini, perusahaan keamanan siber F5 meluncurkan F5 AI Security Platform yang diperkuat oleh akuisisi SurePath AI, teknologi yang mampu mendeteksi dan memblokir penggunaan alat AI ilegal secara real-time tanpa mengganggu arsitektur sistem yang sudah berjalan. Berdasarkan laporan State of Application Strategy 2026, 98 persen perusahaan global sedang bersiap mengadopsi agentic AI—sistem di mana agen AI dapat bertindak otonom, mengakses data sensitif, dan mengeksekusi perintah di luar batas wewenang manusia. Ancaman ini membuka risiko fatal seperti manipulasi perintah, kebocoran rahasia dagang, dan aksi liar agen yang bisa merusak kepercayaan konsumen dalam hitungan detik.
SurePath AI berfungsi sebagai garda depan berbasis jaringan yang secara pasif melacak seluruh aktivitas aplikasi dan agen AI, memberi tim keamanan visibilitas penuh atas intensi dan tujuan penggunaannya. Platform ini mengintegrasikan empat pilar utama: AI Discovery untuk mendeteksi aktivitas AI tak terdaftar, AI Governance yang menerjemahkan kebijakan perusahaan menjadi batasan otomatis terhadap prompt dan output AI, AI Security Testing yang menguji lebih dari 140.000 pola serangan global, serta Perlindungan AI Runtime yang mencegah kebocoran data dengan efektivitas hingga 98,2 persen. Kunal Anand, Chief Product Officer F5, menegaskan bahwa kebanyakan sistem keamanan AI saat ini hanya berupa pelapis di sekitar chatbot, bukan solusi nyata—sedangkan platform ini memberi kontrol pasif atas setiap API dan agen AI, di mana pun infrastrukturnya berada.
F5 AI Security Platform dirancang untuk fleksibel diimplementasikan di berbagai lingkungan, termasuk on-premises, air-gapped, hybrid, hingga public cloud, menjadikannya solusi krusial bagi sektor dengan regulasi ketat terkait kedaulatan data. Dengan pengalaman tiga dekade dalam mengamankan aplikasi global, F5 menawarkan jawaban komprehensif untuk memulihkan kendali atas ekosistem AI di dalam organisasi.















