Home Berita Nasional Dua Kasus Terpisah Balik Tewasnya Anak Punk di Bekasi

Dua Kasus Terpisah Balik Tewasnya Anak Punk di Bekasi

Sumbawanews.com,- Polisi mengungkap kematian Faisal Anwar, seorang anak punk, akibat dua kejadian berbeda yang terjadi dalam satu malam di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Peristiwa pertama berupa pengeroyokan sekitar pukul 21.00 WIB di depan salon di Jalan KH Asnawi, Desa Kalijaya, yang melibatkan Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto dan Doni Darmawan alias Donal. Konflik bermula saat korban meminta meminjam sepeda motor milik Mondy yang sedang dipakai Donal, memicu cekcok yang memburuk akibat pengaruh minuman keras dan persoalan pribadi. Setelah dilerai, korban kembali bergabung dengan kelompoknya hingga dini hari.

Beberapa jam kemudian, rombongan berpindah ke kontrakan Mondy di Kampung Jatibaru, Desa Kalijaya. Di lokasi inilah terjadi peristiwa kedua: penusukan mematikan yang dilakukan oleh Darmin. Menurut keterangan polisi, Darmin datang untuk melerai pertengkaran, tetapi justru diserang korban dengan tabung gas elpiji. Dalam keadaan terdesak, Darmin mengambil pisau yang sudah disiapkan dan menusuk korban di dada kanan. Korban sempat melarikan diri ke kontrakan lain, namun kembali diserang hingga tersungkur di depan pagar dan dibawa ke rumah sakit.

Hasil autopsi memastikan penyebab kematian adalah luka tusuk di dada kanan yang menembus paru-paru, menyebabkan pendarahan hebat. Polisi kini menangani dua perkara terpisah: perkara pertama menjerat Mondy dan Donal atas dugaan pengeroyokan, sementara perkara kedua menetapkan Darmin sebagai tersangka pembunuhan.

Previous articleKemlu Koordinasi dengan Korea Selatan Tangani WNI yang Kabur dari Tur
Next articleIjtima Ulama PKB Dorong Pembenahan PBNU dan Tolak Praktik Transaksional di Muktamar