Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mendukung Gianni Infantino sebagai presiden FIFA, menyusul tekanan kuat dari sejumlah konfederasi sepak bola dunia yang menuntut penggantian pemimpin tersebut. Dalam unggahan di media sosial Truth, Trump menegaskan bahwa FIFA akan membuat kesalahan besar jika mempertimbangkan pencopotan Infantino, yang dinilainya sebagai arsitek Piala Dunia 2026 paling sukses dalam sejarah. Ajang yang diselenggarakan bersama Kanada dan Meksiko itu, menurut FIFA, mencatat rekor pendapatan sebesar 15 miliar dolar AS atau setara Rp 268 triliun. Trump menambahkan bahwa jika Infantino mundur, sepak bola dunia tidak akan pernah lagi menyaksikan keberhasilan sebesar itu.
Di tengah kritik yang menggema dari UEFA, AFC, dan CONCACAF atas rencana Infantino melepas 20 persen saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE), Trump muncul sebagai suara paling vokal dalam mendukungnya. Rencana komersialisasi itu, yang melibatkan perusahaan Thrive Eternal—milik saudara menantu Trump—dianggap sebagian pihak sebagai upaya menjual nilai sepak bola demi keuntungan finansial. Namun, FIFA tetap mempertahankan posisi Infantino, dengan federasi seperti Indonesia dan Argentina menjadi salah satu pendukung utamanya. Perebutan kekuasaan di pucuk pimpinan FIFA kini memanas, dan kehadiran Trump sebagai aktor politik global semakin memperdalam polarisasi di tubuh induk sepak bola dunia.















