Sumbawanews.com,- Gelandang timnas Inggris, Declan Rice, tampil sebagai starter dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia meski baru saja menghabiskan tiga hari berturut-turut di tempat tidur akibat sakit. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Miami itu berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Inggris, setelah Jude Bellingham menyamakan kedudukan dan mencetak gol penentu di babak tambahan waktu. Rice, yang mengalami gangguan saraf pada otot paha belakang dan punggung bawah, sempat kesulitan mengikuti ritme permainan dan akhirnya digantikan oleh Eberechi Eze di awal babak kedua. Pelatih Thomas Tuchel mengungkapkan bahwa keputusan memainkan Rice tetap diambil karena perannya yang krusial di lini tengah, meski kondisinya jauh dari ideal.
Tuchel menjelaskan bahwa cuaca panas di Miami turut memperburuk kondisi fisik sejumlah pemain Inggris. Selain Rice, Ezri Konsa juga mengalami kram dan cedera hamstring selama pertandingan. “Kami harus menarik Declan keluar karena tahu ia baru saja melewati tiga hari terakhir di tempat tidur. Ia tidak mungkin bertahan 90 menit,” ujar Tuchel. Meski demikian, keberanian Rice untuk tetap bermain menjadi salah satu kunci moral tim, membantu Inggris melangkah ke semifinal untuk menghadapi Argentina.
Laga melawan Norwegia menjadi momen penting bagi Inggris yang berhasil melaju ke babak empat besar Piala Dunia 2026, meski harus melewati tantangan fisik yang tak terduga. Rice, yang sebelumnya bermain untuk Arsenal, tetap menjadi sosok sentral di tengah lapangan meski tubuhnya belum pulih sepenuhnya. Kepedulian tim medis dan keputusan strategis Tuchel dalam memanajemen beban kerja pemain menjadi sorotan setelah pertandingan.














