Sumbawanews.com,- Thibaut Courtois memberikan dukungan emosional kepada Senne Lammens setelah kiper muda itu melakukan kesalahan fatal di debutnya di Piala Dunia 2026. Kejadian itu terjadi pada laga perempat final antara Belgia dan Spanyol di SoFi Stadium, Los Angeles, pada 10 Juli 2026, yang berakhir dengan kekalahan Belgia 1-2. Lammens, yang masuk menggantikan Courtois yang cedera di menit ke-71, gagal menghalau tendangan jarak jauh Pau Cubarsi, memungkinkan Mikel Merino mencetak gol penentu kemenangan Spanyol di menit ke-88.
Setelah peluit akhir, Courtois yang baru saja ditarik keluar karena cedera otot kaki kanan, langsung mendekati Lammens yang terduduk lesu di rumput, menutupi wajahnya dengan tangan. Kiper timnas Belgia itu memeluk erat rekan satu timnya, memberikan pesan moral bahwa kesalahan ini akan menjadi batu loncatan untuk menjadi lebih kuat. Dalam wawancara dengan RTL Today, Courtois menegaskan, “Saya memberinya pelukan erat. Dia adalah kiper hebat. Anda hanya akan menjadi lebih kuat dari ini.” Ia juga menilai Lammens memiliki mentalitas kuat dan yakin pemain berusia 24 tahun itu akan pulih dan sukses di Manchester United.
Lammens, yang baru menjalani musim pertama bersama Manchester United, menjadi sorotan setelah debutnya di panggung terbesar sepak bola dunia berakhir dengan kekalahan dan kesalahan fatal. Namun, dukungan dari sesama pemain seperti bek Brandon Mechele turut menguatkan sang kiper, dengan Mechele menyebut insiden itu sebagai “momen pembelajaran” dan menekankan bahwa tendangan Cubarsi sangat sulit diantisipasi karena bola memantul di depannya. Kepergian Courtois dari lapangan akibat cedera juga menjadi momen penuh emosi, mengingat ini adalah pertandingan terakhirnya di Piala Dunia. Belgia pun resmi tersingkir, menandai berakhirnya era “generasi emas” tim nasional mereka.















