Home Berita Olah Raga Brasil Gugat FIFA atas Kontroversi VAR, Gol Messi Ikut Terdampak

Brasil Gugat FIFA atas Kontroversi VAR, Gol Messi Ikut Terdampak

Sumbawanews.com,- Timnas Brasil resmi mengajukan protes formal ke FIFA terkait keputusan kontroversial Video Assistant Referee (VAR) dalam laga melawan Skotlandia, yang berakhir 3-0 untuk keunggulan Samba. Meski lolos sebagai juara Grup C Piala Dunia 2026, keputusan yang membatalkan gol Vinícius Júnior di babak pertama memicu kemarahan besar dari kubu Brasil, yang menilai penerapan VAR sepanjang turnamen jauh dari konsisten dan berpotensi merusak integritas pertandingan.

Laga di Miami Stadium pada Jumat, 27 Juni 2026, seharusnya menjadi momen kebanggaan bagi Vinícius Júnior, yang mencetak dua gol dan memperkuat posisinya dalam perburuan Sepatu Emas. Namun, gol pertamanya — hasil aksi individu yang memaksa bek Skotlandia Jack Hendry ke luar bola sebelum menaklukkan kiper Angus Gunn — dibatalkan oleh wasit setelah tinjauan VAR. Alasannya: pelanggaran ringan dalam perebutan bola yang dinilai tidak cukup jelas oleh mata telanjang, namun dianggap cukup signifikan oleh sistem teknologi.

Kontroversi ini bukan sekadar soal satu gol yang hilang. Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) dalam pernyataan resminya menekankan bahwa mereka menuntut kejelasan dan konsistensi dalam penerapan VAR secara global. “VAR bukan alat untuk menggantikan keputusan wasit, melainkan untuk memperbaiki kesalahan nyata yang tak terlihat. Di turnamen ini, ia justru menjadi sumber ketidakpastian,” demikian bunyi pernyataan CBF.

Kemarahan pelatih Carlo Ancelotti terlihat jelas saat Vinícius akhirnya mencetak gol kedua di babak kedua — ia langsung meluapkan protes kepada ofisial keempat, seolah menegaskan bahwa keputusan sebelumnya telah merampas hak timnya untuk merayakan keunggulan penuh. Gol yang dianulir itu juga membuat Vinícius gagal mencetak hattrick, sekaligus mengurangi peluangnya mengalahkan pemain lain seperti Erling Haaland dan Kylian Mbappé dalam persaingan pencetak gol terbanyak.

Namun, yang paling mengejutkan adalah keterkaitan tak terduga dengan Lionel Messi. Dalam laporan resmi CBF, disebutkan bahwa keputusan VAR yang “berubah-ubah” ini berdampak langsung pada dinamika perburuan Sepatu Emas. Messi, yang kini berada di urutan kedua pencetak gol terbanyak dengan empat gol, berpotensi kehilangan gelar itu bukan karena performanya, melainkan karena ketidakjelasan aturan yang sama berlaku bagi semua peserta. Jika VAR bisa membatalkan gol yang seharusnya sah di satu sisi, maka gol-gol Messi yang dicetak dalam situasi serupa — termasuk yang melibatkan kontak minimal — juga berisiko ditinjau ulang di babak selanjutnya. CBF menegaskan, ini bukan serangan pribadi terhadap Messi, tapi peringatan sistemik: jika aturan tidak diterapkan secara adil, maka semua pencetak gol, termasuk legenda, menjadi korban.

FIFA hingga kini belum memberikan tanggapan resmi atas gugatan Brasil. Namun, tekanan semakin meningkat dari sejumlah negara besar yang juga mengalami keputusan kontroversial serupa, termasuk Jepang dan Argentina. Banyak analis memprediksi, jika FIFA tidak segera mengeluarkan panduan teknis yang jelas dan transparan, maka kepercayaan publik terhadap VAR — salah satu inovasi paling dipuja dalam sepak bola modern — bisa runtuh dalam satu turnamen.

Brasil, yang kini bersiap menghadapi Jepang di babak 32 besar, bukan hanya berjuang untuk melangkah lebih jauh. Mereka berjuang untuk mempertahankan makna keadilan dalam olahraga yang mereka cintai.

Previous articlePersija Incar Bintang Jepang yang Pernah Jadi Incaran Manchester United
Next articleIndonesia Tembus Semifinal AVC Men’s Cup Usai Kalahkan Oman 3-1