Home Berita Nasional BPTD Banten Periksa Armada Bus Libur Sekolah

BPTD Banten Periksa Armada Bus Libur Sekolah

Sumbawanews.com,- Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten melakukan inspeksi menyeluruh terhadap armada bus pariwisata dan angkutan kota antarprovinsi (AKAP) selama masa libur sekolah, guna memastikan keselamatan penumpang di sepanjang rute perjalanan. Operasi rampcheck ini digelar mulai 23 Juni hingga 10 Juli 2026, mencakup terminal utama, pool perusahaan otobus, hingga destinasi wisata populer di pesisir Banten.

Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indrayanto, menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya fokus pada aspek teknis kendaraan—seperti sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, dan kelengkapan alat keselamatan—tetapi juga mengecek kelengkapan dokumen, keabsahan surat izin operasional, serta kompetensi dan kesehatan pengemudi. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan setiap bus yang beroperasi benar-benar laik jalan, bukan sekadar memenuhi formalitas,” ujarnya di Serang, Rabu (24/6).

Rampcheck dilakukan secara intensif di enam Terminal Tipe A strategis, yakni Merak, Pakupatan, Lebak, Labuan, Poris, dan Pondok Cabe. Selain itu, tim penguji juga turun langsung ke lokasi-lokasi wisata yang menjadi tujuan utama keluarga saat libur sekolah, khususnya kawasan Anyer dan Carita. Pemeriksaan di destinasi wisata ini dijadwalkan pada akhir pekan, yaitu 4–5 Juli dan 11–12 Juli, untuk memantau bus-bus yang membawa rombongan wisatawan dari luar daerah.

Eko menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah kecelakaan akibat kelalaian teknis atau administratif. “Kami tidak hanya mengecek kendaraan, tapi juga memastikan perusahaan otobus memiliki sistem manajemen keselamatan yang berkelanjutan. Penumpang berhak mendapatkan transportasi yang aman, bukan sekadar nyaman,” tegasnya.

BPTD juga mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih jasa angkutan. Penumpang disarankan memeriksa kejelasan identitas perusahaan, kelengkapan surat izin, dan kondisi fisik kendaraan sebelum naik. “Jangan ragu menanyakan surat-surat kendaraan atau melaporkan kecurigaan jika ada hal yang tidak wajar. Keselamatan kita semua tergantung pada kesadaran bersama,” tambah Eko.

Operasi ini dilakukan bersama petugas penguji kendaraan bermotor dan tim pengawas keselamatan jalan, dengan koordinasi erat bersama dinas terkait di tingkat kabupaten dan kota. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar tindak lanjut, termasuk penundaan izin operasional bagi armada yang tidak memenuhi standar.

Dengan libur sekolah yang memicu lonjakan pergerakan penumpang, upaya ini menjadi langkah krusial menjelang puncak musim perjalanan. BPTD Banten berkomitmen menjadikan transportasi darat sebagai tulang punggung mobilitas yang aman, bukan sekadar efisien.

Previous articlePerang Korea Belum Berakhir, DMZ Jadi Saksi Bisu
Next articleBrasil Unggul 2-0 Atas Skotlandia di Babak Pertama