Home Berita Nasional BGN Perkuat Validasi Penerima MBG Lewat Sekolah dan Pemda

BGN Perkuat Validasi Penerima MBG Lewat Sekolah dan Pemda

Sumbawanews.com,- Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memperluas jaringan validasi data penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan seluruh lini pemerintahan, dari tingkat sekolah hingga pemerintah daerah. Upaya ini bertujuan memastikan bantuan nutrisi mencapai sasaran yang tepat, tanpa ada yang terlewat atau salah sasaran.

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menjelaskan, validasi data bukan lagi sekadar proses administratif, tetapi menjadi fondasi utama keberhasilan program yang telah menjangkau 62,4 juta penerima itu. “Validasi data penerima manfaat menjadi prioritas kami agar pelaksanaan Program MBG semakin tepat sasaran,” ujarnya di Jakarta, Senin.

Untuk memastikan akurasi, BGN menggandeng Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di tingkat kecamatan yang bekerja sama langsung dengan lurah, kepala desa, dan pengelola posyandu. Mereka melakukan pendataan ulang terhadap kelompok rentan: ibu hamil, ibu menyusui, balita, peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK, serta santri di pondok pesantren.

Sebagai bentuk transparansi, BGN membuka dasbor publik di validasidatapm.bgn.go.id yang memungkinkan masyarakat, kepala sekolah, hingga kepala daerah memeriksa dan melaporkan data yang belum tercatat. “Jika ada anak atau ibu yang belum menerima paket MBG, informasi itu bisa langsung disampaikan melalui Koordinator SPPI Kecamatan atau hotline WhatsApp 0851-1139-4466,” kata Sony.

Data awal yang digunakan berasal dari pendataan Mei–Juli 2024, yang dilakukan secara berjenjang melibatkan Babinsa hingga tingkat Kodam. Namun, pada tahap awal, BGN mengakui keterbatasan sumber daya—baik dari segi anggaran operasional maupun jumlah personel—yang menghambat koordinasi lintas instansi secara optimal.

Kini, dengan dukungan aktif dari pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, BGN optimistis basis data penerima MBG akan semakin akurat hingga tingkat desa dan kelurahan. “Ini bukan hanya soal distribusi makanan, tapi soal keadilan nutrisi. Setiap anak, setiap ibu, berhak mendapatkan gizi yang layak,” tegas Sony.

Program MBG yang menyasar kelompok paling rentan di seluruh penjuru Nusantara kini semakin terstruktur, dengan sistem yang tidak hanya berjalan dari atas, tetapi juga dibangun dari bawah—dengan partisipasi aktif masyarakat sebagai mata dan telinga program.

Previous articlePrabowo dan Megawati Gandengan Tangan, PDIP: Sudah Lama Akrab
Next articleIran Tangguhkan Pembicaraan dengan AS Usai Serangan Israel di Lebanon
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik