Sumbawanews.com,- Gelandang Inggris Jude Bellingham mengungkap isi percakapan panasnya dengan Lionel Messi selama laga semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Kamis (15/7) dini hari WIB. Konfrontasi singkat antara dua bintang dunia itu terjadi di awal babak pertama, dipicu oleh ketegangan akibat pelanggaran yang tidak ditiup wasit. Bellingham menegaskan, perdebatan itu murni soal sepak bola, bukan permusuhan pribadi.
Dalam wawancara pasca-laga yang dilansir *USA Today*, Bellingham menjelaskan bahwa Messi mendekatinya dan menanyakan mengapa pelanggaran terhadap dirinya tidak dihukum. Ia membalas dengan sikap tegas: “Kamu kan cukup kuat untuk menerima tekel seperti itu.” Meski momen itu langsung viral di media sosial, Bellingham menolak membesar-besarkan insiden itu, menyebutnya sebagai bagian alami dari pertandingan bergengsi antara dua tim besar.
Pertandingan yang berakhir 2-1 untuk Argentina itu memang penuh tensi tinggi, dengan duel fisik dan kontroversi keputusan wasit yang kerap memicu gesekan antar pemain. Setelah Anthony Gordon membawa Inggris unggul 1-0 pada menit ke-55, Argentina balik menang lewat gol Enzo Fernández di menit ke-85 dan sundulan Lautaro Martínez pada injury time. Kekalahan ini menghentikan mimpi Inggris meraih gelar Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1966.
Meski terpukul, Bellingham tetap memberi penghormatan tinggi kepada Messi. “Bermain satu lapangan dengannya adalah kehormatan besar,” ujarnya. “Saya tidak punya masalah pribadi dengannya. Hanya saja, hari ini saya berada di pihak yang kalah — dan itu sangat menyakitkan.”
Laga semifinal antara Inggris dan Argentina menjadi salah satu momen paling dinanti di Piala Dunia 2026, bukan hanya karena kualitas permainan, tetapi juga karena pertemuan ikonik antara generasi baru dan legenda hidup sepak bola dunia.















