Home Berita Nasional Arwana Super Red Indonesia Siap Menguasai Pasar Dunia

Arwana Super Red Indonesia Siap Menguasai Pasar Dunia

Sumbawanews.com,- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat posisi Arwana Super Red asal Kalimantan Barat sebagai ikon ikan hias global melalui penyelenggaraan APPS International Arowana Contest 2026 di Pontianak. Ajang tahunan yang diikuti 192 ikan terbaik dari sembilan negara—termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan China—menjadi panggung strategis untuk mempromosikan keunggulan spesies endemik Indonesia yang dikenal dengan warna merah cerah, bentuk tubuh elegan, dan sisik berkilau khas.

Direktur Konservasi Spesies dan Genetik KKP, Sarmintohadi, menekankan bahwa kontes ini bukan sekadar kompetisi kecantikan ikan, melainkan momentum untuk membangun kolaborasi internasional antara pemerintah, komunitas penangkar, dan pelaku usaha dalam rangka perdagangan yang legal dan berkelanjutan. “Kualitas Arwana Super Red Indonesia tak tertandingi. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga keberlanjutan ekosistem dan ekonomi lokal,” ujarnya dalam siaran resmi, Minggu, 31 Mei 2026.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memperkuat argumen itu dengan menegaskan bahwa habitat asli ikan ini—terutama di wilayah Kapuas Hulu—tidak bisa direplikasi di tempat lain. “Di luar Kalimantan Barat, mungkin ada arwana merah, tapi tidak seindah dan seautentik yang tumbuh di sungai-sungai kami,” katanya.

Di balik pesonanya, Arwana Super Red adalah spesies yang dilindungi penuh di bawah Appendiks I CITES. Perdagangannya diatur ketat melalui Permen KP Nomor 61 Tahun 2018 dan Kepmen KP Nomor 1 Tahun 2021. Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara, menegaskan bahwa keberhasilan ekspor bergantung pada kepatuhan terhadap regulasi ini. “Kami tidak mengejar volume, tapi kualitas dan keberlanjutan. Setiap ikan yang keluar dari Indonesia harus terlacak, terdokumentasi, dan terjamin asal-usulnya,” tegasnya.

Dukungan KKP terhadap ajang ini sejalan dengan visi Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, yang menekankan pentingnya mengangkat sektor ikan hias sebagai tulang punggung ekonomi biru. Dengan daya tariknya yang tinggi di kalangan kolektor global—terutama di Asia dan Eropa—Arwana Super Red berpotensi menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi yang sekaligus menjaga kelestarian alam.

Dengan jaringan perdagangan yang semakin terintegrasi dan standar konservasi yang ketat, Indonesia kini tidak lagi hanya menjadi produsen, tapi juga penentu standar kualitas dunia untuk ikan hias premium. Arwana Super Red bukan lagi sekadar ikan hias—ia adalah simbol kekayaan alam yang dijaga, dipromosikan, dan diperdagangkan dengan integritas.

Previous articleJenazah Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMPN Kalibata
Next articleBang Jago Diringkus Usai Palak Mobil Pelat B di Dago
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik